Usai Hujan Debu Semen Kini Bangunan Rumah Warga Citeureup Bogor Alami Retak, Pihak Pabrik Minta Maaf
BOGOR, iNewsBogor.id - Derita berkepanjangan kini tengah dirasakan warga Kampung Cigeger Citeureup Kabupaten Bogor. Pasalnya, pasca peristiwa hujan debu semen, kini rumah warga pun mengalami retak-retak didinding diduga bersumber dari getaran dari aktivitas pabrik.
Debu semen berwana abu abu pekat kini menempel di dinding bangunan rumah juga kendaraan milik warga.
Warga mengaku resah mengkhawatirkan kondisi yang mereka alami seraya berharap instansi terkait turut memberi atensi atas kondisi yang dialami warga.
Ketua RW setempat Ipah Khadijah mengaku pihaknya mendapat banyak keluhan warga akibat aktivitas pabrik dan kini tengah berusaha mendata banyak hal yang dialami warga guna memastikan ada perhatian dari instansi terkait di Pemkab Bogor.

"Sebagai Ketua RW saya turut prihatin atas musibah yang kini tengah dialami warga dan kami sedang menginventarisir semuanya untuk kami laporkan ke instansi terkait," ujar Ipah.
Terkait peristiwa yang dialami warga, General Manager PT Indocement Tunggal Prakarsa, Setia Wijaya membenarkannya seraya menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami warga.
Setia Wijaya mengutarakan debu semen yang memenuhi udara hingga mengakibatkan polusi akibat terbawa angin bersumber dari proses pembersihan sumbatan di instalasi produksi. Iapun memastikan penyelesaiannya segera agar tidak mengganggu kenyamanan warga.
"Debu Semen yang sempat memenuhi udara di perkampungan warga bersumber dari proses pembersihan sumbatan di instalasi produksi, kami akan mempercepat pembersihannya sehingga tidak sampai mengganggu kenyamanan warga untuk itu kami mohon maaf," ujarnya.
Sementara itu warga yang terdampak aktivitas pabrik mengaku hingga kini belum mendapat perhatian berharap pihak manajemen bertanggung jawab atas resiko yang dialami warga.

Wargapun mewanti pihak pabrik untuk memperhatikan keselamatan lingkungan agar peristiwa yang sama tidak terulang.
Editor : Furqon Munawar