Seminar Nasional FISIB 2025: Tari Manggala Satukan Peserta, Musik Tradisional Menuju Panggung Dunia
BOGOR, iNewsBogor.id – Suasana Aula Mashudi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) Universitas Pakuan mendadak meriah ketika ratusan peserta diajak menari Tari Manggala bersama oleh Sanggar Seni Tari dan Budaya Sawo Kecik Keraton Kasepuhan.
Aksi penuh semangat itu menjadi penutup spektakuler Seminar Nasional bertema “Menjaga Akar, Menyentuh Dunia: Musik dan Tari Tradisional dalam Lanskap Global” yang digelar Program Studi Sastra Indonesia FISIB Universitas Pakuan.
Seminar ini menghadirkan para akademisi dan budayawan sebagai narasumber. Rektor Universitas Pakuan, Prof. Dr. rer. pol. Ir. H. Didik Notosudjono, M.Sc., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng., tampil sebagai keynote speaker sekaligus menegaskan pentingnya perguruan tinggi menjadi benteng pelestarian budaya di tengah derasnya arus globalisasi.
Dua narasumber utama memperkaya diskusi: Dr. Ismet Ruchimat, M.Hum., Dekan Fakultas Seni Pertunjukan ISBI Bandung, yang membahas tantangan dan peluang seni pertunjukan tradisional di era industri kreatif global dan Ratu Dini Andhiyani Seminingrat, S.H., Ketua Bidang Seni Budaya Keraton Kasepuhan Cirebon sekaligus pimpinan Sanggar Sawo Kecik, yang membagikan pengalaman nyata dalam menjaga eksistensi musik dan tari tradisional lewat aktivitas sanggar.
Diskusi yang dimoderatori oleh Langgeng Prima Anggradinata, M.Hum., dosen FISIB Universitas Pakuan, semakin hidup dengan adanya penampilan seni dari Sanggar Sawo Kecik. Tari Manggala menjadi momen paling berkesan ketika mahasiswa, dosen, hingga tamu undangan larut dalam gerakan penuh energi dan kebersamaan.
Melalui seminar ini, FISIB Universitas Pakuan membuktikan bahwa pelestarian budaya tidak hanya bisa dijaga lewat teori, tetapi juga dengan menghidupkan kembali seni tradisional secara nyata. Komitmen kampus pun ditegaskan untuk terus mendorong seni musik dan tari tradisional agar tetap relevan, dicintai generasi muda, dan diakui di panggung internasional.
Editor : Ifan Jafar Siddik