get app
inews
Aa Text
Read Next : Siswa SDN Pingku 02 Sambut Antusias Pembagian Makanan Bergizi Gratis di Parung Panjang

Wamen Dalam Negeri Sambut Kehadiran Akademi Buah Nusantara, Dorong Ketahanan Pangan Nasional

Sabtu, 22 November 2025 | 07:45 WIB
header img
Suasana dialog Wamen Dalam Negeri Bima Arya dengan Tim ABN membahas kesiapan pembukaan Akademi Buah Nusantara di Jombang, Jawa Timur. Foto: iNewsBogor.id

BOGOR, iNewsBogor.id – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Indonesia, Bima Arya Sugiarto, menyambut hangat kehadiran Akademi Buah Nusantara (ABN) yang resmi berdiri di Jombang, Jawa Timur. Kehadiran akademi vokasi khusus buah-buahan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan dan mendukung program Makan Bergizi (MBG) nasional.

Kami menyambut hangat kelahiran ABN. Ini mendukung program ketahanan pangan nasional, bahkan program MBG, khususnya terkait kebutuhan buah,” ujar Bima Arya saat berdialog dengan Tim ABN, Jumat (21/11) di Bogor.

Direktur ABN sekaligus pakar buah nasional, Prof Dr Reza Tirtawinata, menegaskan bahwa ABN hadir untuk melahirkan tenaga ahli madya buah-buahan yang sesuai dengan potensi unggulan setiap daerah.

Kami berharap Pemprov, Pemkab/Pemkot memberikan beasiswa bagi anak daerah, termasuk melalui dana CSR BUMN, BUMD, atau perusahaan swasta agar muncul generasi ahli buah,” jelas Prof Reza.

Ia menambahkan, tanpa kehadiran ahli-ahli muda, keberlangsungan buah nusantara terancam tergusur oleh produk impor. Karena itu, dukungan Kemendagri dianggap krusial.

Wamen Bima Arya memastikan Kemendagri akan ikut mendukung proses rekrutmen mahasiswa baru ABN.

Untuk rekrut mahasiswa nanti kami dukung dengan surat. Kita akan bahas di Kemendagri. ABN juga dapat berkomunikasi dengan asosiasi seperti APKASI agar proses berjalan optimal,” ujar mantan Wali Kota Bogor dua periode tersebut.

Ia juga menilai dana CSR perusahaan sebagai faktor penting keberhasilan program pendidikan ini.

Ketua Pembina Yayasan ABN, Yusron Aminulloh, menjelaskan bahwa pembukaan perdana ABN akan dimulai pada tahun 2026.

Tahun pertama kami hanya menerima 100–200 mahasiswa yang diseleksi bersama daerah, agar yang diterima benar-benar memiliki passion di bidang buah-buahan,” paparnya.

Selain praktik menanam dan merawat buah, mahasiswa ABN juga akan dibekali pengetahuan ekspor-impor, manajemen, hingga marketing buah.

Untuk jenjang pendidikan, ABN saat ini membuka program vokasi D3 dan telah bekerja sama dengan beberapa PTN seperti UPN Jawa Timur dan Universitas Airlangga (Unair) untuk pengembangan menuju jenjang S1.

Sejak penyusunan kurikulum, profesor dari Unair dan UPN telah terlibat langsung,” tambah Prof Reza.

Dalam dialog tersebut, Wamendagri Bima Arya menilai Kota Jombang sebagai pilihan strategis untuk kampus ABN.

Jombang kota hebat, melahirkan banyak tokoh nasional,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Humas ABN, Rijanto Wicaksono, yang menambahkan bahwa Jawa Timur merupakan salah satu penghasil buah terbesar di Indonesia. Karena itu, keberadaan ABN di Jombang dianggap sangat relevan.

Rijanto juga menilai ABN memiliki potensi besar menjadi mitra strategis Badan Gizi Nasional (BGN).

Problema buah dari hulu ke hilir akan berdampak pada MBG jika tidak ditata. Beberapa dapur bahkan lebih memilih buah impor. Ini harus diperbaiki ke depan,” tegasnya.

Editor : Ifan Jafar Siddik

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut