get app
inews
Aa Text
Read Next : Ruas Jalan Rusak di Sentul City Kembali Rapi, Perbaikan Libatkan Pemkab Bogor

Jalan Rusak Telan Korban, Warga Bogor Barat Turun ke Jalan Galang Dana dan Desak Pemkab Bertindak

Senin, 02 Maret 2026 | 22:15 WIB
header img
Warga dan pemuda FKBP Bogor Barat menggalang dana di Jalan Ace Tabrani, Nanggung, sebagai bentuk protes atas jalan rusak yang kerap memicu kecelakaan. Foto: iNewsBogor.id/ Iwan Setiawan

BOGOR, iNewsBogor.id – Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, suasana harap justru diselimuti keprihatinan di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. Warga bersama Forum Komunikasi Bumi Putra (FKBP) Bogor Barat turun ke Jalan Ace Tabrani, Senin (2/3/2026), menggelar aksi galang dana sebagai bentuk solidaritas atas kondisi jalan rusak yang disebut telah berulang kali memicu kecelakaan.

Aksi ini bukan sekadar pengumpulan dana, tetapi simbol kekecewaan warga terhadap lambannya penanganan infrastruktur yang dinilai membahayakan keselamatan.

Perwakilan pemuda FKBP Bogor Barat, Supriyadi, menyebut kerusakan Jalan Ace Tabrani bukan lagi sekadar persoalan kenyamanan, melainkan ancaman nyata bagi pengguna jalan.

“Jalan berlubang ini bukan sekadar gangguan, tapi ancaman. Sudah terlalu sering menelan korban jiwa,” ujarnya di sela aksi.

Sorotan publik kembali menguat setelah kecelakaan pada Sabtu (28/2/2025). Seorang pengendara sepeda motor Honda Vario terjatuh akibat lubang yang tertutup genangan air. Korban mengalami patah kaki kanan serta luka robek.

“Setiap hari ada yang jatuh, apalagi kalau hujan. Jalan ini sudah lama rusak, bukan baru kemarin,” tutur korban kepada warga.

Menurut warga, kondisi jalan semakin parah saat hujan turun. Lubang tertutup air sehingga sulit terlihat, ditambah minimnya penerangan jalan pada malam hari.

Ironisnya, Jalan Ace Tabrani merupakan akses vital penghubung antar desa sekaligus jalur ekonomi masyarakat di Kecamatan Nanggung. Setiap hari, jalan tersebut dilalui pekerja, pelajar, hingga kendaraan pengangkut hasil pertanian.

Namun kini kondisinya dipenuhi lubang, permukaan bergelombang, serta gelap tanpa lampu penerangan yang memadai. Warga menilai infrastruktur tersebut seperti dibiarkan menjadi “jebakan” bagi masyarakat sendiri.

Warga menyebut jalan itu berada di bawah tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Bogor. Namun hingga kini, perbaikan permanen belum juga terealisasi.

Melalui aksi galang dana ini, warga dan FKBP Bogor Barat mendesak Pemerintah Kabupaten Bogor serta Dinas Pekerjaan Umum untuk segera melakukan perbaikan menyeluruh.

Mereka menegaskan bahwa jalan bukan sekadar bentangan aspal, melainkan nadi kehidupan masyarakat. Ketika akses utama rusak dan dibiarkan, dampaknya bukan hanya ekonomi yang terhambat, tetapi juga keselamatan yang terancam.

Aksi solidaritas ini diharapkan menjadi pengingat bagi pemangku kebijakan agar segera mengambil langkah konkret. Warga berharap Ramadan tahun ini tidak lagi diwarnai kabar kecelakaan akibat jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki.

Editor : Ifan Jafar Siddik

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut