Tak Mudik Tapi Tetap Pulang, Kebun Raya Bogor Disulap Jadi Kampung Nusantara Saat Lebaran 2026
BOGOR, iNewsbogor.id – Suasana libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah terasa semakin hangat di Kebun Raya Bogor. Di tengah hamparan hijau dan udara yang sejuk, ribuan pengunjung memanfaatkan momen Lebaran 2026 untuk berkumpul bersama keluarga, melepas penat, sekaligus menikmati kebersamaan yang sederhana namun berkesan.
Sejak hari pertama Lebaran, jumlah pengunjung mulai meningkat. Memasuki hari ketiga, kawasan ini kian ramai dipadati wisatawan, terutama dari wilayah Jabodetabek. Mereka datang dengan berbagai tujuan—ada yang sekadar berjalan santai, bersepeda, hingga menggelar tikar untuk piknik keluarga di bawah rindangnya pepohonan.
Namun, Lebaran tahun ini terasa sedikit berbeda. Kebun Raya Bogor menghadirkan konsep spesial bertajuk “Poelang Kampoeng”, sebuah nuansa yang membawa pengunjung kembali pada suasana kampung halaman—hangat, sederhana, dan penuh kebersamaan.
Menariknya, konsep ini juga dihadirkan sebagai bentuk perhatian bagi masyarakat yang tidak bisa pulang ke kampung halaman. Melalui “Poelang Kampoeng”, pihak Kebun Raya Bogor ingin menghadirkan rasa nostalgia Lebaran, sehingga pengunjung tetap bisa merasakan suasana khas kampung meski berada di tengah kota.
Untuk mendukung konsep tersebut, pengelola menghadirkan beragam kuliner Nusantara, mulai dari makanan tradisional hingga minuman khas daerah yang menggugah selera. Tak hanya itu, pengunjung juga dapat menikmati berbagai permainan tradisional yang menghadirkan suasana kebersamaan ala kampung.
Nuansa budaya semakin kental dengan hadirnya beragam pertunjukan seni tradisional selama libur Lebaran 2026. Pengunjung disuguhkan atraksi khas Nusantara, mulai dari Reog Ponorogo, Tari Rindu Kampoang, Barale Gadang, hingga Tanjidor khas Jakarta. Selain itu, terdapat pula penampilan budaya dari Suku Dayak serta tarian daerah lainnya seperti Tari Piring. Kekayaan budaya Sunda juga turut ditampilkan melalui Tari Jaipong, alunan kecapi dan suling, serta pertunjukan angklung oleh komunitas Srikandi Bogor.
Ragam pertunjukan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin menikmati kekayaan budaya Indonesia dalam satu lokasi, sekaligus menambah pengalaman wisata yang edukatif dan berkesan.

Selain itu, suasana semakin meriah dengan adanya hiburan musik yang menemani waktu santai para pengunjung. Alunan musik yang mengalun di area bazar dan taman menambah kenyamanan, menciptakan suasana Lebaran yang hangat dan penuh keceriaan.
Salah satu pengunjung, Riri (36), asal Magelang, mengaku memilih berlibur ke Kebun Raya Bogor karena tidak dapat pulang kampung pada Lebaran tahun ini. Ia mengatakan, kehadiran konsep “Poelang Kampoeng” cukup menghibur dan mampu mengobati rasa rindunya.
“Tahun ini saya tidak pulang ke Magelang, jadi memilih ke sini untuk menghibur diri. Ternyata cukup meriah dan menghibur juga, suasananya terasa seperti di kampung,” ujar Riri.
General Manager Corporate Communication PT Mitra Natura Raya, Zaenal Arifin, menyebutkan bahwa konsep ini sengaja dihadirkan untuk memperkaya pengalaman wisata selama Lebaran, khususnya bagi masyarakat yang tidak bisa mudik atau pulang kampung.
“Kami ingin menghadirkan pengalaman yang lebih dari sekadar wisata alam. Lewat ‘Poelang Kampoeng’, pengunjung bisa merasakan nuansa Lebaran seperti di kampung halaman, lengkap dengan kuliner, permainan, hingga pertunjukan budaya,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa jumlah pengunjung menunjukkan tren peningkatan dari hari ke hari, dan diperkirakan akan terus bertambah hingga akhir masa libur Lebaran.
Bazar dan rangkaian kegiatan ini dijadwalkan berlangsung hingga 29 Maret, atau bertepatan dengan berakhirnya masa libur Lebaran 2026. Kehadirannya tak hanya memanjakan pengunjung, tetapi juga memberikan pengalaman wisata yang lebih lengkap dan berkesan.
Di tengah keramaian, tampak anak-anak berlarian riang, pasangan keluarga berbincang santai, hingga kelompok sahabat yang menikmati waktu bersama. Semua menyatu dalam suasana yang hangat, seolah mengingatkan bahwa Lebaran bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang kebersamaan.
Dengan konsep yang dihadirkan tahun ini, Kebun Raya Bogor tidak sekadar menjadi tempat wisata, melainkan ruang untuk merayakan momen Lebaran dengan cara yang lebih dekat, sederhana, dan penuh makna.
Editor : Ifan Jafar Siddik