get app
inews
Aa Text
Read Next : Warga Resah, Proyek Jalan Lebak Ciung Gorowong Mandek di Tengah Pengerjaan

Banjir Susulan di Parung Panjang, BPBD Kabupaten Bogor Evakuasi Warga Terdampak

Senin, 06 April 2026 | 13:39 WIB
header img
Tampak petugas BPBD Kabupaten Bogor tengah berusaha mengevakuasi warga korban banjir Parungoanjang ke pos pengungsian. (Foto : Istimewa)

BOGOR, iNews Bogor id Banjir susulan kembali merendam kawasan Perumahan Puri Harmoni 8, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Minggu (5/4/2026). Kondisi banjir dilaporkan semakin parah setelah kawasan Blok Savana di sekitar lokasi turut terendam.

Akibatnya, tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama SAR harus mengevakuasi sejumlah warga, termasuk ibu hamil dan lanjut usia, menggunakan perahu karet.

Banjir yang sebelumnya hanya merendam empat blok perumahan, kini meluas ke wilayah lain. Ketinggian air bervariasi, mulai dari 50 sentimeter hingga mencapai 1 meter.


Minimnya peralatan, mendorong evakuasi warga korban banjir Parungpanjang, Kabupaten Bogor dilakukan langsung dibawah pengawalan anggota polisi. (Foto : iNews Bogor.id/Iwan)

 

Luapan Kali Cimanceuri yang belum juga surut menjadi penyebab utama meluasnya genangan. Data dari pemerintah desa setempat mencatat lebih dari 2.000 jiwa terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman di luar area perumahan.

Petugas BPBD dan tim SAR memprioritaskan evakuasi terhadap warga yang rentan.

“Air cepat naik, kami terpaksa mengungsi karena rumah sudah tidak bisa ditempati,” ujar Sutarmo, salah satu warga terdampak.

Sementara itu, Kepala Desa Cibunar, Sarjono, menyebut banjir kali ini diperparah oleh kurangnya infrastruktur penahan air.

“Selain tanggul yang belum optimal, pendangkalan Kali Cimanceuri juga jadi penyebab utama banjir terus berulang,” kata Sarjono.

Hingga hari kedua pengungsian, warga mengaku masih kekurangan bantuan, terutama kebutuhan pokok seperti makanan dan pakaian.

Para pengungsi berharap Pemerintah Kabupaten Bogor segera turun tangan memberikan bantuan sekaligus melakukan normalisasi sungai untuk mencegah banjir berulang.

Selain faktor tanggul, persoalan pendangkalan sungai disebut belum tertangani dengan baik. Warga menilai adanya saling lempar tanggung jawab antara pemerintah daerah terkait penanganan Kali Cimanceuri.

Mereka mendesak agar pengerukan sungai segera dilakukan sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi banjir yang kerap terjadi saat hujan deras.

Editor : Furqon Munawar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut