Puluhan Truk Tambang Diputarbalik di Tenjo, Dishub Bogor Siapkan Portal Perbatasan
BOGOR, iNews Bogor.id – Puluhan truk tambang yang hendak memasuki wilayah Kabupaten Bogor diputarbalikkan oleh petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor di kawasan Kecamatan Tenjo, Rabu (17/6/2026) sore. Kendaraan berat tersebut datang dari arah Tangerang dan berencana melintas di Jalan Raya Tenjo.
Langkah tegas ini dilakukan untuk mencegah potensi kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi akibat aktivitas truk tambang di jalur tersebut. Pemerintah Kabupaten Bogor menegaskan bahwa Jalan Raya Tenjo bukan merupakan jalur peruntukan bagi kendaraan tambang bertonase besar.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih, mengatakan operasi penertiban akan dilakukan secara rutin setiap hari guna memastikan tidak ada lagi truk tambang yang melintas di kawasan Tenjo.
"Sedikitnya 10 kendaraan truk tambang telah diputarbalikkan ke arah Tangerang. Ke depannya, di perbatasan Tenjo dan Tangerang akan dipasang portal agar tidak ada lagi truk tronton yang melintasi Jalan Raya Tenjo," ujar Dadang.

Menurutnya, Dishub Kabupaten Bogor akan memperketat pengawasan dan menambah personel di titik perbatasan untuk menindak kendaraan yang melanggar aturan.
"Kami akan menindak tegas kendaraan tambang yang masih nekat melintas di kawasan Tenjo. Pengawasan juga akan diperkuat dengan penambahan petugas di lapangan," tegasnya.
Warga Tenjo menyambut baik langkah yang dilakukan Dishub Kabupaten Bogor. Selama ini, keberadaan truk tambang dinilai membahayakan pengguna jalan dan menjadi salah satu penyebab tingginya angka kecelakaan lalu lintas di wilayah tersebut.
Salah seorang warga Tenjo, Ahmad (45), berharap pemerintah konsisten melakukan pengawasan agar truk tambang tidak lagi menggunakan jalur permukiman warga.
"Kami sangat mendukung penertiban ini. Jalan Tenjo sering macet dan rawan kecelakaan karena truk-truk besar. Kalau bisa benar-benar ditutup untuk truk tambang," katanya.
Pemerintah Kabupaten Bogor berencana terus melakukan evaluasi dan pengawasan di jalur perbatasan guna memastikan keselamatan pengguna jalan sekaligus menjaga infrastruktur jalan dari kerusakan akibat kendaraan bertonase tinggi.
Editor : Furqon Munawar