get app
inews
Aa Text
Read Next : Kumpulkan Belasan Ribu Aparatur Gizi di Sentul, Prabowo: Bekerja Jujur, Jangan Ada Penyimpangan!

Perusahaan Penyekap Karyawan Lapor Balik Kasus Pencurian, Said Iqbal: Lawan!

Senin, 06 Juli 2026 | 14:17 WIB
header img
Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal. Foto: Dok

JAKARTA, iNewsBogor.id - Kasus penyekapan tiga karyawan perusahaan percetakan di Jakarta Pusat kini berbuntut panjang setelah pihak manajemen dilaporkan melayangkan laporan balik terhadap para korban atas dugaan pencurian.

Menanggapi manuver hukum tersebut, Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, langsung melayangkan kecaman keras terhadap tindakan pihak perusahaan. Said meminta dengan tegas agar para korban beserta tim kuasa hukumnya tidak gentar dan melakukan perlawanan balik yang masif, mengingat ketiga buruh tersebut merupakan korban nyata dari tindakan yang sangat tidak manusiawi.

“Lawan! Apa urusannya dia yang menindas dia mau lapor-lapor kita. Saya sudah bilang sama pengacara dan tiga korban, jangan takut,” kata Said saat ditemui di Jakarta Pusat, Senin (6/7/2026).

Siap Pasang Badan, Ingatkan Oknum Penyokong Pelaku Penyekapan

Tidak sebatas memberikan dukungan moral, Said Iqbal juga menyatakan kesiapannya untuk pasang badan dan menantang balik siapa pun oknum yang mencoba melindungi atau menjadi penyokong di belakang para pelaku penyekapan tersebut.

Ia menegaskan bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, negara berkomitmen penuh untuk menjaga dan melindungi hak-hak mendasar dari seluruh warga negaranya tanpa pandang bulu.

"Ada backing-backing kita lawan! Saya kasih tahu ya, kamu yang jadi backing-backing orang yang menyekap, kamu berhadapan dengan negara! Saya kasih tahu ya, dan Pak Presiden nggak suka dengan cara-cara backing-backing terhadap rakyatnya," tuturnya dengan nada bicara yang berapi-api.

Temukan Fakta Eksploitasi Buruh: Hanya Digaji Murah dan Tak Diberi Makan

Berdasarkan hasil pemantauan dan investigasi langsung di lapangan, Said Iqbal mengaku sangat prihatin karena berhasil menguliti berbagai fakta kelam mengenai praktik eksploitasi kerja yang menimpa para korban selama bekerja di perusahaan percetakan kawasan Bungur tersebut. Selain mengalami penyekapan fisik, hak-hak finansial dan kebutuhan dasar hidup para pekerja ternyata dirampas secara sepihak oleh pemilik usaha.

"Penyekapan tiga buruh percetakan di Bungur yang juga saya turun kebetulan sebagai penasihat khusus presiden bidang ketenagakerjaan dan kesejahteraan buruh, saya temukan fakta hanya dibayar 500 ribu. Sudahlah dibayar 500 ribu, mengeksploitasi buruh, disekap pula dengan tuduhan mencuri, tidak diberi makan tiga hari," katanya.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut