Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Angklung Srikandi Bogor Tutup Kultura Sunda Ngariung, Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Sunda
Advertisement . Scroll to see content

Angklung Srikandi Tebar Harmoni dari HUT LPDS hingga Kota Tua Jakarta, Gaungkan Pelestarian Budaya

Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:36 WIB
  • author Ifan Jafar Sidik
Angklung Srikandi Tebar Harmoni dari HUT LPDS hingga Kota Tua Jakarta, Gaungkan Pelestarian Budaya
Angklung Srikandi tampil memukau pada peringatan HUT Ke-38 LPDS di Balai Sastra HB Jassin, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat (24/7/2026). Foto: iNewsBogor.id

JAKARTA, iNewsBogor.id – Dalam satu hari, Angklung Srikandi menunjukkan komitmennya sebagai duta seni budaya dengan tampil di dua panggung berbeda. Mulai dari memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-38 Lembaga Pers Dr. Soetomo (LPDS) di Taman Ismail Marzuki hingga berkolaborasi bersama Musik Kota Tua Bersatu (MKB) menghibur ratusan pengunjung di kawasan Kota Tua Jakarta, Jumat (24/7/2026).

Penampilan tersebut menjadi bukti bahwa musik tradisional Indonesia mampu hadir di berbagai ruang, baik dalam forum intelektual maupun ruang publik, tanpa kehilangan nilai budaya yang dikandungnya.

Pada pagi hingga siang hari, Angklung Srikandi dipercaya mengisi rangkaian peringatan HUT Ke-38 LPDS yang berlangsung di Balai Sastra HB Jassin, Gedung Ali Sadikin, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta. Acara tersebut dirangkai dengan peluncuran e-learning Uji Kompetensi Wartawan (UKW) serta diskusi buku Jejak Zaman: Nilai Jurnalisme Lima Tokoh Perempuan Pers Indonesia yang mengangkat kiprah Rohana Koeddoes, SK Trimurti, Ani Idrus, dan Toety Azis.

Di hadapan para jurnalis, akademisi, pegiat literasi, serta pemerhati media, alunan angklung menghadirkan suasana hangat sekaligus memperkaya nuansa kebudayaan dalam forum yang menegaskan pentingnya profesionalisme dan etika jurnalistik di era digital.

Usai tampil di Taman Ismail Marzuki, Angklung Srikandi melanjutkan kiprahnya ke kawasan wisata Kota Tua Jakarta. Bersama komunitas Musik Kota Tua Bersatu (MKB), mereka menggelar pertunjukan bertajuk "Kolaborasi dengan Komunitas Kota Tua, Bersama Menghibur Pengunjung."

Perpaduan angklung dengan instrumen musik modern menciptakan harmonisasi yang menarik perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara. Sejumlah pengunjung terlihat larut menikmati pertunjukan, ikut bernyanyi, bertepuk tangan, hingga mengabadikan momen tersebut melalui telepon genggam mereka.

Atmosfer hangat yang tercipta menjadikan kawasan Kota Tua dipenuhi semangat kebersamaan. Musik tradisional yang berpadu dengan aransemen modern membuktikan bahwa budaya Indonesia mampu diterima lintas generasi dan tetap relevan di tengah perkembangan zaman.

Perwakilan Angklung Srikandi, Indria Prawitasari, mengatakan penampilan di dua lokasi berbeda dalam satu hari menjadi pengalaman berharga sekaligus bentuk nyata komitmen kelompoknya dalam melestarikan budaya Nusantara.

"Kami merasa sangat bersyukur dapat dipercaya tampil dalam dua kegiatan yang memiliki karakter berbeda. Di LPDS kami menjadi bagian dari forum yang menjunjung tinggi nilai literasi dan jurnalisme, sementara di Kota Tua kami bisa berinteraksi langsung dengan masyarakat. Keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu menghadirkan kebahagiaan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui angklung," ujar Indria.

Menurutnya, kolaborasi lintas komunitas menjadi salah satu cara efektif untuk memperluas jangkauan seni tradisional kepada masyarakat.

"Angklung bukan hanya warisan budaya yang dimainkan di panggung formal, tetapi juga dapat hadir di ruang-ruang publik, menyatukan berbagai kalangan melalui musik. Kami berharap semakin banyak kolaborasi seperti ini agar generasi muda semakin mencintai budaya bangsa," katanya.

Penampilan Angklung Srikandi di HUT LPDS dan Kota Tua Jakarta menjadi gambaran bahwa pelestarian budaya tidak hanya dilakukan melalui seremoni, tetapi juga lewat kolaborasi, kreativitas, dan kedekatan dengan masyarakat. Melalui nada-nada angklung yang berpadu dengan berbagai genre musik, Angklung Srikandi terus menggaungkan pesan bahwa budaya Indonesia akan tetap hidup ketika dimainkan, diapresiasi, dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Editor: Ifan Jafar Siddik

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut