Jati Ombo Swimming Festival 2026 Jadi Langkah Awal Sport Tourism di Parung Panjang
BOGOR, iNewsBogor.id – Wisata Jati Ombo, Parung Panjang, Kabupaten Bogor, mulai memperluas daya tariknya melalui kegiatan olahraga. Untuk pertama kalinya, kawasan wisata tersebut menjadi lokasi penyelenggaraan Jati Ombo Swimming Festival 2026, Sabtu (26/9/2026).
Mengusung tema “One Race, One Day, One Family Experience”, festival renang ini tidak hanya menghadirkan kompetisi bagi para atlet, tetapi juga menawarkan pengalaman berwisata bagi peserta dan keluarga.
Konsep tersebut menjadikan olahraga dan pariwisata sebagai satu rangkaian kegiatan. Peserta dapat mengikuti perlombaan, sementara keluarga memiliki kesempatan menikmati berbagai fasilitas wisata yang tersedia di kawasan Jati Ombo.
Penyelenggara Jati Ombo Swimming Festival 2026, Rizki, mengatakan kegiatan tersebut berangkat dari melihat potensi anak-anak di Kabupaten Bogor, khususnya wilayah Parung Panjang dan sekitarnya, yang memiliki minat terhadap olahraga renang.
“Kami melihat potensi besar di Kabupaten Bogor, khususnya di wilayah Parung Panjang dan sekitarnya, anak-anak yang gemar berenang namun belum memiliki wadah kompetisi yang dekat, terjangkau, sekaligus menyenangkan. Itulah mengapa kami menghadirkan Jati Ombo Swimming Festival 2026,” kata Rizki.
Salah satu konsep yang diusung dalam festival ini adalah membuka ruang bagi peserta dari berbagai tingkat kemampuan.
Jati Ombo Swimming Festival 2026 menghadirkan sembilan nomor perlombaan, mulai dari kategori Prestasi untuk kelahiran 2008–2016 hingga kategori Fun Swimming yang diperuntukkan bagi anak-anak kelahiran 2017 ke atas, termasuk peserta pemula.
Nomor perlombaan mencakup gaya bebas, gaya dada, gaya punggung, gaya kupu-kupu, gaya ganti hingga perlombaan kaki papan.
Menurut Rizki, kategori Fun Swimming sengaja dihadirkan agar anak-anak yang baru belajar renang juga memiliki kesempatan merasakan atmosfer perlombaan.
“Ada kategori Fun Swimming agar anak-anak yang baru belajar pun berani tampil, tanpa takut kalah. Kami ingin mereka merasakan pengalaman bertanding, berinteraksi, dan bahagia bersama keluarga,” ujarnya.
Konsep Family Experience juga menjadi bagian penting dalam festival tersebut. Orang tua dan anggota keluarga tidak hanya datang sebagai pendamping, tetapi dapat menikmati kawasan wisata selama kegiatan berlangsung.
“Makanya kami selipkan konsep Family Experience — ayah, ibu, kakak, adik bisa datang sekaligus, menonton, bersantai, dan menikmati wisata,” kata Rizki.
Pengelola Wisata Jati Ombo Water Park, Muhamad Syaefudin, menyambut positif penyelenggaraan festival renang tersebut.
Menurutnya, selama ini Jati Ombo lebih dikenal sebagai destinasi wisata alam dengan air terjun, kolam alami serta lingkungan yang hijau dan sejuk. Kehadiran event olahraga diharapkan dapat memperluas fungsi kawasan tersebut.
“Selama ini Jati Ombo dikenal sebagai destinasi wisata alam — air terjun, kolam alami, suasana sejuk dan hijau. Kini kami ingin melangkah lebih jauh: menjadikan tempat ini bukan sekadar dikunjungi untuk bersantai, tapi juga sebagai pusat kegiatan positif, khususnya olahraga air bagi generasi muda,” ujar Syaefudin.
Ia menilai kolaborasi dengan penyelenggara dan komunitas renang dapat menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan potensi wisata Jati Ombo kepada masyarakat yang lebih luas.
Selain menjadi sarana kompetisi, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat mendorong anak-anak untuk menjalani aktivitas fisik sekaligus mengenal olahraga renang sejak usia dini.
“Dengan adanya festival ini, warga tidak hanya datang berwisata, tapi juga melihat anak-anak berprestasi, berlatih kedisiplinan, dan tumbuh sehat,” katanya.
Penyelenggaraan Jati Ombo Swimming Festival 2026 turut mendapat dukungan dari sejumlah pihak, di antaranya Akuatik Indonesia Kabupaten Bogor, komunitas swimming club, Sportrix, sponsor serta sejumlah mitra kegiatan.
Panitia juga menyiapkan berbagai penghargaan bagi peserta, mulai dari medali, piala juara umum, uang pembinaan dan sertifikat hingga doorprize.
Di luar arena perlombaan, peserta dan keluarga dapat menikmati sejumlah fasilitas yang tersedia di kawasan wisata, termasuk kolam, area kuliner, spot foto serta hiburan.
Konsep tersebut diharapkan membuat kompetisi renang tidak berhenti sebagai agenda olahraga, tetapi berkembang menjadi aktivitas wisata keluarga.
Penyelenggara dan pengelola pun berharap Jati Ombo Swimming Festival dapat digelar secara berkelanjutan dan menjadi agenda tahunan di Kabupaten Bogor.
Jika konsisten dikembangkan, kegiatan tersebut berpotensi mempertemukan tiga unsur sekaligus, yakni pembinaan olahraga, aktivitas keluarga dan promosi destinasi wisata lokal.
Jati Ombo pun diharapkan tidak hanya dikenal sebagai kawasan wisata alam, tetapi juga sebagai salah satu lokasi kegiatan sport tourism dan olahraga keluarga di Kabupaten Bogor.
Editor: Ifan Jafar Siddik