Tak Hanya Konser Musik, Sunset di Pantai 2026 Ajak Penonton Tanam Mangrove di Pulau Pramuka
BOGOR, iNewsBogor.id — Gelaran Sunset di Pantai 2026 menunjukkan bahwa festival musik kini dapat berjalan berdampingan dengan aksi nyata pelestarian alam. Melalui program Lesstari, panggung hiburan ini sukses menggandeng para penikmat musik (Sunset People) untuk berkontribusi langsung dalam konservasi ekosistem pesisir.
Menggandeng organisasi Smiling Coral Indonesia, sebanyak 102 bibit pohon mangrove berhasil ditanam di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, pada 24 September 2026 lalu. Aksi ini menjadi bukti komitmen berkelanjutan yang memasuki tahun kedua penelenggaraannya.
Sunset di Pantai merupakan bagian dari rangkaian Sunset di Kebun Series 2026 Presented by Tring! by Pegadaian, yang diusung oleh PT Mitra Natura Raya—unit usaha di bawah naungan PT Dyandra Media International, Tbk (IDX: DYAN).
Managing Director Mitra Natura Raya, Marga Anggrianto, menegaskan bahwa Sunset di Kebun dirancang lebih dari sekadar ajang hiburan dan konser musik. Platform ini difungsikan sebagai ruang perjumpaan antara musik, kreativitas,komunitas, dan edukasi lingkungan.
“Bagi kami, Sunset di Kebun bukan hanya tentang konser musik, namun juga membawa pesan dan ajakan untuk melakukan aksi nyata terhadap kepedulian dan kesadaran lingkungan. Melalui campaign Lesstari di dalam Sunset di Pantai ini, kami ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana namun nyata,” ujar Marga dalam keterangan resminya, Rabu (22/10/2026).
General Manager Event Mitra Natura Raya, Abi Irawan, menjelaskan mekanisme partisipasi penonton dalam gerakan ini.Saat festival berlangsung, para pengunjung dapat menyambang booth Smiling Coral Indonesia untuk berdonasi sebesar Rp25.000 per bibit mangrove.
Langkah ini memberikan pengalaman unik bagi para pengunjung festival untuk menyisipkan nilai keberlanjutan di tengah kemeriahan acara.
“Kami ingin Sunset People tidak hanya membawa pulang kenangan dari pertunjukan musik dan aktivitas kreatif, tetapi juga memiliki kesempatan untuk berkontribusi bagi lingkungan. Harapannya, langkah sederhana tersebut dapat menjadi awal dari kebiasaan yang lebih peduli terhadap kelestarian alam,” jelas Abi.
Editor: Ifan Jafar Siddik