“Beliau bertahan sampai pukul 03.00, tetapi akhirnya gugur dalam pelukan saya. Saya tidak bisa lupa, komandan mengembuskan napas terakhir dalam pelukan saya,” kata lulusan Akademi Militer 1974 ini.
Prabowo mengenang Lettu Inf Sudaryanto bukan hanya sebagai sosok yang selalu tersenyum dan memiliki fisik kuat, tetapi juga pemberani. Sudaryanto kelak dinaikkan pangkatnya menjadi kapten anumerta.
Editor : ZenTeguh
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Artikel Terkait
BERITA POPULER
+
News Update
