Seorang bidan desa yang sempat memeriksa kondisi kesehatan bayi saat diemukan mengatakan bayi tersebut diduga lahir prematur, karena hasil pemeriksaan bayi berjenis kelamin laki laki tersebut memiliki berat hanya 1,7 kilogram, berat yang tidak normal seusianya.
"Bayi ini pas ditimbang bobotnya hanya 1,7 kg saja, artinya tidak normal," ujar Bidan Desa.
Guna memastikan kesehatannya terjaga polisi pun langsung mengevakuasi bayi malang tersebut ke RSUD Leuwiliang, mengingat karena kondisi bayi membutuhkan incubator.
Editor : Furqon Munawar
Artikel Terkait
