Proses pemadaman api memakan waktu sekitar satu jam hingga benar-benar bisa dikendalikan. Meski berhasil dipadamkan, seluruh bangunan rumah Samsu habis tak tersisa.
Ayip juga menambahkan bahwa saat ini korban sangat membutuhkan bantuan darurat, baik tenaga penanganan pasca-bencana maupun kebutuhan pokok.
“Selain tenaga gotong royong, korban membutuhkan bantuan berupa beras, lauk pauk, air mineral, serta makanan ringan,” tuturnya.
Pemerintah desa bersama warga setempat kini bergotong royong membantu korban untuk penanganan sementara pasca-kebakaran.
Editor : Ifan Jafar Siddik
Artikel Terkait
