Pertanian Ramah Lingkungan Boyolali Kian Dilirik, Program SRP Bikin Hasil Panen Naik

Ifan Jafar Siddik
Pertanian Boyolali. Foto: iNewsBogor.id/ Ifan Jafar Siddik

BOYOLALI, iNewsBogor.id – Kabupaten Boyolali makin mantap jadi pelopor pertanian beras berkelanjutan di Indonesia. Lewat program Sustainable Rice Platform (SRP), Boyolali mulai menerapkan sistem pertanian ramah lingkungan yang bukan cuma menjaga alam, tapi juga bikin petani makin sejahtera.

Langkah konkret ini diperkuat lewat kunjungan Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP) bersama Rikolto ke Dinas Pertanian Kabupaten Boyolali pada Senin (7/10/2024). Kunjungan tersebut bertujuan memperkuat kolaborasi dalam pengembangan pertanian padi yang efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian Kabupaten Boyolali, Gunawan Andriyanta, mengungkapkan bahwa penerapan SRP di wilayahnya saat ini sudah mencakup sekitar 2.000 hektare dari total 21.500 hektare lahan pertanian. Menurutnya, prospek penerapan SRP di Boyolali sangat menjanjikan.

“Ke depan, prospeknya sangat baik karena dengan SRP biaya produksi bisa ditekan, terutama untuk pupuk, sementara produktivitas tetap bisa dijaga bahkan meningkat,” ujar Gunawan.

Ia menambahkan, dengan penerapan SRP yang lebih luas, petani bisa menikmati hasil yang lebih optimal.

“Harapannya, biaya produksi bisa turun, tapi pendapatan petani justru meningkat,” jelasnya.

Beragam upaya telah dilakukan Dinas Pertanian untuk mendukung penerapan SRP. Di antaranya pelatihan budidaya padi ramah lingkungan, penggunaan pupuk berimbang, serta pembuatan pupuk dan pestisida organik secara mandiri.

Yang menarik, pengendalian hama di Boyolali kini dilakukan tanpa racun kimia. Dinas Pertanian menggunakan burung hantu sebagai musuh alami tikus, langkah inovatif yang sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem.

“Selain itu, kami juga terus mendorong regenerasi petani dengan melibatkan petani milenial agar lebih aktif dan inovatif dalam menerapkan sistem pertanian berkelanjutan,” lanjut Gunawan.

Tak hanya fokus di lahan, Dinas Pertanian Boyolali juga melakukan revitalisasi penggilingan padi. Mesin penggilingan berbahan bakar diesel mulai diganti dengan tenaga listrik untuk menghemat energi dan mengurangi emisi karbon.

“Kita mulai alihkan penggunaan mesin diesel ke sumber energi listrik yang lebih ramah lingkungan,” pungkasnya.

Dengan berbagai terobosan ini, Boyolali kian siap menjadi contoh sukses penerapan pertanian berkelanjutan di Indonesia. Program SRP bukan hanya tentang hasil panen melimpah, tetapi juga tentang masa depan pertanian yang hijau, efisien, dan menguntungkan bagi petani.

Editor : Ifan Jafar Siddik

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network