IPB University Tawarkan Teknologi Biointensif Hadapi Dampak Krisis Timur Tengah

Furqon Munawar
Kampus IPB University di Kawasan Dramaga, Kabupaten Bogor. (Foto : Istimewa)

BOGOR, iNewsBogor.id IPB University menawarkan teknologi biointensif sebagai solusi strategis menghadapi dampak krisis di Timur Tengah yang memicu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) global dan menekan sektor pertanian.

Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan (PSP3) IPB University, Ivanovic Agusta, dalam konferensi pers bertajuk Adaptasi Petani Nusantara Menghadapi Dampak Perang di Timur Tengah di Bogor, Kamis (2/4/2026).

Menurutnya, gejolak harga energi akibat konflik global justru menjadi momentum untuk mendorong inovasi pertanian yang lebih efisien dan berkelanjutan.

“Situasi ini harus dijadikan peluang untuk mempercepat transformasi pertanian menuju sistem yang hemat energi dan ramah lingkungan,” ujarnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Pertanian IPB University, Suryo Wiyono, menjelaskan konflik global berdampak langsung terhadap produksi dan distribusi pupuk dunia.

Editor : Furqon Munawar

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3 4

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network