BOGOR, iNewsBogor.id – Perubahan pola makan dan aktivitas selama Ramadan menuntut penyesuaian gaya hidup agar tubuh tetap sehat dan bugar. Penerapan kebiasaan yang tepat sejak sahur, berbuka, hingga waktu istirahat menjadi kunci agar puasa tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memberi manfaat optimal bagi kesehatan.
Guru Besar Ilmu Gizi IPB University, Hardinsyah, membagikan sejumlah strategi penting agar puasa dapat dijalani secara optimal dan tubuh tetap prima sepanjang Ramadan.
Atur Pola Makan dan Asupan Cairan Saat Sahur
Menurut Prof Hardinsyah, pemilihan jenis dan jumlah makanan saat sahur perlu disesuaikan dengan ukuran tubuh, tingkat aktivitas, serta tujuan berpuasa masing-masing individu.
“Untuk remaja dan orang dewasa yang sehat, secara umum konsumsi yang dianjurkan saat sahur adalah 0,5–1 porsi makanan pokok, 1–2 lauk pauk, 1 porsi sayur, 1 porsi buah, serta 2–3 gelas minuman, terutama air putih,” jelasnya.
Ia menambahkan, individu dengan tubuh besar dan berotot dapat mengonsumsi makanan pokok berserat lebih banyak serta lauk pauk rendah lemak agar tetap bertenaga selama berpuasa. Prinsip berhenti sebelum kenyang juga penting diterapkan dengan menyesuaikan porsi makan sesuai kebutuhan tubuh.
Editor : Furqon Munawar
Artikel Terkait
