Berdasarkan data infografis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor periode 1–30 Januari 2026, tercatat 125 kejadian bencana yang tersebar di enam kecamatan. Rangkaian kejadian tersebut berdampak pada 128 kepala keluarga (KK) atau 443 jiwa.
Dari total korban terdampak, tercatat empat orang mengalami luka ringan, tidak ada korban luka berat, dan satu orang meninggal dunia. Sementara itu, sebanyak 41 rumah terdampak, dengan rincian dua rumah rusak berat, 33 rumah rusak sedang, dan enam rumah rusak ringan.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, mengatakan bahwa Pemerintah Kota Bogor telah menetapkan status siaga darurat bencana berdasarkan analisis data dan peringatan dini dari BMKG.
“Dengan status siaga darurat ini, koordinasi lintas sektor dan instansi terus diperkuat sebagai langkah mitigasi dan kesiapsiagaan. Kami juga melibatkan masyarakat agar risiko bencana dapat diminimalisir sekecil mungkin,” ujar Dimas.
Editor : Ifan Jafar Siddik
Artikel Terkait
