Menurutnya, ambulans tersebut nantinya difungsikan untuk membantu masyarakat Bogor, terutama warga kurang mampu yang membutuhkan akses cepat menuju fasilitas kesehatan. Layanan ini dirancang tanpa biaya alias gratis.
Ia berharap kehadiran ambulans dapat menjadi jembatan kepedulian sosial antara dunia usaha dan masyarakat. Dudung juga membuka kemungkinan program serupa diperluas ke mitra lainnya.
“Insya Allah ke depan bukan cuma PWI saja, tetapi ke mitra-mitra lain juga kita akan memberikan ambulans,” ujarnya.
Langkah ini menjadi contoh kolaborasi antara insan pers dan pelaku usaha di tingkat daerah. Peringatan HPN di Bogor pun tak berhenti sebagai agenda seremonial, melainkan melahirkan fasilitas yang langsung bisa dimanfaatkan warga.
Editor : Ifan Jafar Siddik
Artikel Terkait
