Revitalisasi Jembatan Otista Bogor Disorot, BBS Desak Audit Anggaran dan Evaluasi Akses Lebak Pasar

Wahfid
Presiden Joko Widodo diapit Mendagri Tito Karnavian dan Wali Kota Bogor, Bima Arya tengah berjalan kaki usai meresmikan revitalisasi Jembatan Otto Iskandardinata (Otista) Kota Bogor, kala menjabat saat itu. (Foto : Pemkot Bogor/IST)

Supendy menjelaskan, pada Mei 2023 jembatan lama dibongkar dan akses di sekitar lokasi ditutup total. Sejumlah bangunan di sisi Gang Lebak Pasar dirubuhkan sebagai bagian dari pembebasan lahan. Warga yang terdampak menerima ganti rugi dan proses tersebut dinyatakan selesai secara administratif.

Namun demikian, menurutnya pembebasan lahan tidak berhenti pada pemberian kompensasi finansial semata. Negara juga dinilai memiliki tanggung jawab memastikan penataan ulang ruang publik berjalan aman dan layak bagi masyarakat yang tetap tinggal dan beraktivitas di sekitar proyek.

Gang Lebak Pasar yang berada di bawah dan di samping jembatan menjadi akses utama bagi tiga RW dengan sekitar 1.500 jiwa. Warga menyebut akses tersebut kini memiliki kemiringan tajam dan menjadi titik rawan saat hujan.

Selain persoalan teknis, BBS juga menyoroti pola pengelolaan proyek infrastruktur yang dinilai kerap menitikberatkan pada konstruksi fisik utama, sementara dampak sosial di tingkat lingkungan kurang mendapatkan perhatian memadai.

BBS menyatakan tidak menolak pembangunan. Namun mereka mendesak dilakukan audit terbuka atas rincian anggaran revitalisasi Jembatan Otista, evaluasi teknis independen terhadap akses Gang Lebak Pasar, serta keterbukaan informasi mengenai alokasi pembebasan lahan dan penataan kawasan.

Editor : Furqon Munawar

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network