BOGOR, iNewsBogor.id - Kota Bogor kembali menghadirkan suasana khas Ramadan yang selalu dinanti warga. Menjelang waktu berbuka puasa, sejumlah titik di Kota Hujan berubah menjadi pusat kuliner dadakan. Aneka jajanan khas Ramadan tersaji menggoda, mulai dari kolak manis legit hingga gorengan hangat yang renyah.
Salah satu kawasan yang paling ramai diserbu pemburu takjil adalah sepanjang Jalan Bangbarung hingga Suryakencana. Di kawasan legendaris Jalan Suryakencana, pedagang musiman berjejer menawarkan menu berbuka dengan harga ramah di kantong.
Kolak dan Es Tradisional Jadi Primadona
Kolak pisang dan kolang-kaling masih menjadi favorit warga Bogor. Disajikan hangat dengan kuah santan dan gula aren, kolak menjadi menu pembuka yang tak pernah absen saat Ramadan.
Tak kalah diminati, aneka es tradisional seperti es timun suri, es blewah, dan es cendol juga laris manis. Kesegaran minuman ini seolah menjadi penawar dahaga setelah seharian berpuasa.
“Setiap Ramadan pasti jualan es blewah. Alhamdulillah, pembeli selalu ramai menjelang magrib,” ujar Siti (45), pedagang musiman di kawasan Bogor Utara.
Laksa Bogor hingga Asinan Jadi Incaran
Selain takjil manis, kuliner khas daerah juga banyak diburu. Laksa Bogor dengan kuah santan kuning yang gurih serta oncom khas menjadi pilihan menu berbuka yang lebih mengenyangkan. Begitu pula asinan Bogor yang segar dan sedikit pedas, cocok disantap saat cuaca panas.
Beberapa warga bahkan sengaja datang dari luar kota untuk merasakan atmosfer berburu takjil di Bogor yang dikenal lengkap dan variatif.
UMKM Ramadan Kebanjiran Rezeki
Ramadan juga menjadi momentum peningkatan omzet bagi pelaku UMKM kuliner. Banyak pedagang yang mengaku pendapatannya naik dua hingga tiga kali lipat dibanding hari biasa.
Pemerintah daerah pun rutin mengimbau pedagang menjaga kebersihan dan kualitas makanan agar tetap aman dikonsumsi masyarakat.
Berburu jajanan khas Ramadan di Kota Bogor bukan sekadar soal makanan. Tradisi ini telah menjadi bagian dari budaya tahunan yang mempererat kebersamaan keluarga. Menjelang adzan magrib, warga tampak membawa kantong plastik berisi aneka takjil untuk dinikmati bersama di rumah.
Ramadan di Kota Bogor bukan hanya tentang ibadah, tetapi juga tentang kehangatan, kebersamaan, dan cita rasa yang selalu dirindukan setiap tahun.
Editor : Ifan Jafar Siddik
Artikel Terkait
