Menurutnya, berbagai jalur diplomatik telah dioptimalkan, termasuk melalui KBRI Ankara, KBRI Kairo, KBRI Roma, KBRI Amman, dan KJRI Istanbul. Pemerintah Indonesia juga terus menjalin komunikasi aktif dengan berbagai otoritas dan mitra internasional guna memastikan keselamatan seluruh WNI.
Dalam kesempatan itu, Sugiono menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Turki yang disebut berperan aktif dalam memfasilitasi proses pemulangan para relawan Indonesia.
“Pemerintah Indonesia menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada Pemerintah Turki atas peran aktif dan dukungan penuh dalam memfasilitasi proses pemulangan ini,” katanya.
Meski demikian, Pemerintah Indonesia juga mengecam perlakuan yang diterima para relawan selama masa penahanan. Sugiono menegaskan tindakan tidak manusiawi terhadap warga sipil yang menjalankan misi kemanusiaan merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
