Tarif BusTransjakarta Bakal Naik Drastis, Gubernur Pramono: Segera Diputuskan!

Danandaya Arya Putra
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberi sinyal kuat bahwa tarif moda transportasi Bus Transjakarta dan Bus Transjabodetabek, bakal segera dinaikkan dalam waktu dekat. Foto: Dok

JAKARTA, iNewsBogor.id —  Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberi sinyal kuat bahwa tarif moda transportasi Bus Transjakarta dan Bus Transjabodetabek, bakal segera dinaikkan dalam waktu dekat.

Kabar mengejutkan ini menyusul usulan resmi dari Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) yang secara terang-terangan meminta tarif Transjakarta melesat naik menjadi Rp5.000, sementara tarif Transjabodetabek diusulkan naik hingga Rp10.000 untuk sekali perjalanan.

"Untuk usulan dari dewan transportasi tentunya segera akan dikaji oleh Pemerintah DKI Jakarta saya sudah mendapatkan usulan tersebut, nanti kami bahas dan segera memang harus diambil keputusan," kata Pramono saat ditemui di Jakarta Selatan, Selasa (7/7/2026).

Gubernur Pramono Anung menegaskan bahwa draf usulan kenaikan tarif tersebut sudah berada di mejanya dan akan langsung dibahas secara maraton bersama DPRD DKI Jakarta untuk segera disahkan.

Pramono menyampaikan  bahwa keputusan kenaikan tarif untuk Transjabodetabek rute Blok M menuju Bandara Soekarno-Hatta bakal diketok palu dalam waktu dekat karena masa promosi tarif murah Rp3.500 telah kedaluwarsa.  Apalagi beban subsidi APBD yang sudah terlalu mencekik dan membengkak

"Terutama untuk Transjabodetabek yang ke bandara yang pada waktu itu saya janjikan dalam waktu tiga bulan akan kita umumkan. Ini sudah lebih dari tiga bulan sehingga sekarang ini memang kita juga sedang membahas dengan DPRD Provinsi DKI Jakarta mengenai hal tersebut," sambungnya.

Di sisi lain DTKJ mencoba menyodorkan opsi tarif langganan bulanan sebesar Rp200.000 per bulan dengan iming-iming diskon 20 persen bagi warga yang bersedia membayar di muka.

Tidak berhenti di situ, otoritas transportasi juga tengah menggodok skema tarif langganan mingguan yang dipastikan akan memaksa penataan ulang anggaran transportasi bulanan seluruh masyarakat dalam menyongsong paruh kedua tahun 2026 ini.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network