Sentil Perkembangan Malasari, Bupati Bogor: Jangan Sampai Titik Awal Jadi Paling Belakang!

Cahyat Supriatna
Dari Malasari, semangat menjaga alam dan merawat sejarah Kabupaten Bogor terus ditumbuhkan melalui aksi penghijauan bersama. Foto: iNewsBogor.id/ Cahyat Supriatna

BOGOR, iNewsBogor.id – Bupati Bogor Rudy Susmanto mengajak seluruh masyarakat menjadikan Malasari, Kecamatan Nanggung, sebagai simbol kebangkitan Kabupaten Bogor. Kawasan yang menjadi bagian penting sejarah berdirinya Kabupaten Bogor itu dinilai memiliki nilai historis sekaligus kekayaan alam yang harus dijaga.

"Jangan sampai titik awal Bogor berdiri justru menjadi titik paling belakang dalam perkembangan Kabupaten Bogor," ujar Rudy.

Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan diskusi dan napak tilas sejarah yang digelar PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) bersama tokoh masyarakat, akademisi, pegiat lingkungan, dan warga setempat.

Sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian lingkungan, PPLI menyerahkan bibit pohon endemik Nirmalasari dan berbagai jenis pohon keras untuk ditanam di kawasan hutan Malasari guna mendukung rehabilitasi lahan dan menjaga sumber mata air.

Keturunan generasi keempat Kepala Desa Malasari pertama, Usep Malasari, mengungkapkan bahwa rumah yang kini dijaganya pernah menjadi pusat pemerintahan darurat Kabupaten Bogor saat Agresi Militer Belanda II pada 1948. Rumah tersebut masih menyimpan berbagai benda bersejarah, seperti bendera pusaka dan meja kerja yang digunakan oleh Bupati Bogor pertama, Raden Ipik Gandamana.

Editor : Ifan Jafar Siddik

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network