Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Raih Penghargaan dari BPJPH

SM Said
LPPOM meraih penghargaan Excellence in Pioneering Halal Auditing and Development pada Indonesia Halal Awards 2026 atas kontribusinya di ekosistem halal. Foto ist

JAKARTA, iNewsBogor.id - Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) LPPOM meraih penghargaan Excellence in Pioneering Halal Auditing and Development dalam malam puncak Indonesia Halal Awards 2026. Penghargaan tersebut diberikan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dalam rangkaian The 5th Summit of Halal-20 (H20) yang digelar di Trans Hotel Jakarta, Minggu (20/9/2026).

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap kontribusi LPPOM dalam membangun fondasi pemeriksaan serta infrastruktur sertifikasi halal nasional selama lebih dari tiga dekade.

Pemberian penghargaan dilakukan setelah melalui proses penjurian berlapis oleh Dewan Juri Indonesia Halal Awards 2026. Dewan juri terdiri atas Prof Dr apt Zilhadia, MSi.; Prof Dr Istianingsih Sastrodiharjo, SE, MSAk; Fertiana Santy, SKep, Ns, MPPM, CM, PhD.; serta Drs Arief Hidayat Thamrin, MM.

Penilaian mencakup sejumlah aspek, mulai dari halal science, hukum ekonomi syariah, tata kelola perusahaan, regulator dan kemitraan halal, hingga metodologi data riset serta awards management.

Dalam pertimbangannya, dewan juri menyoroti perjalanan kelembagaan LPPOM yang didirikan Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada 6 Januari 1989. LPPOM kemudian menjadi penerbit sertifikat halal MUI pertama pada 1994.

Dewan juri juga mencatat kontribusi LPPOM dalam mengembangkan Sistem Jaminan Halal (HAS 23000) yang menjadi salah satu standar acuan nasional. Sistem tersebut menjadi bagian dari upaya membangun pendekatan teknis dan sistematis dalam pemeriksaan halal.

Fondasi kelembagaan tersebut diperkuat dengan berbagai akreditasi. Laboratorium LPPOM memperoleh SNI ISO/IEC 17025:2015 dari Komite Akreditasi Nasional pada 2016. Dua tahun kemudian, LPPOM mendapatkan SNI ISO/IEC 17065:2015 untuk lembaga sertifikasi produk.

Pada 2019, LPPOM ditunjuk sebagai Lembaga Pemeriksa Halal oleh BPJPH. Selanjutnya, LPPOM memperoleh sertifikat akreditasi LPH dari BPJPH pada 2024.

Tiga Pilar Pemeriksaan Halal
Anggota Dewan Juri Indonesia Halal Awards 2026, Prof Dr apt Zilhadia, MSi, mengatakan kombinasi sumber daya manusia, fasilitas laboratorium, dan sistem layanan menjadi salah satu kekuatan LPPOM.

“LPH LPPOM menampilkan model pemeriksaan halal yang bertumpu pada tiga pilar yang saling menguatkan, yaitu kompetensi auditor, laboratorium yang terakreditasi secara internasional, serta sistem layanan yang akuntabel. Kombinasi inilah yang menjadikan pemeriksaan halal bukan sekadar prosedur administratif, tetapi pembuktian ilmiah (sains) yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Prof Zilhadia.

Dia juga menilai perjalanan panjang LPPOM menunjukkan kesinambungan kelembagaan dalam menghadapi perkembangan regulasi dan industri halal.

“Perjalanan panjang tersebut menunjukkan konsistensi dalam menjaga mutu pembuktian di tengah perkembangan regulasi dan bertambahnya kompleksitas industri halal. Penghargaan ini kami harapkan menjadi penegasan bahwa integritas ilmiah adalah landasan yang tidak bisa ditawar dalam ekosistem halal nasional,” tambahnya.

Direktur Utama LPH LPPOM, Ir Muti Arintawati, MSi, mengatakan penghargaan tersebut diterima sebagai bentuk syukur sekaligus amanah untuk melanjutkan komitmen yang telah dibangun sejak awal berdirinya LPPOM.

“Kami menerima penghargaan ini dengan penuh rasa syukur dan sebagai amanah untuk terus menjaga integritas pemeriksaan halal di Indonesia. LPH LPPOM lahir dari komitmen para ulama, akademisi, dan ilmuwan pada 1989 untuk memastikan setiap produk yang beredar di tengah masyarakat Muslim benar-benar terverifikasi kehalalannya secara ilmiah dan sesuai syariah. Amanah tersebut yang terus kami pegang hingga hari ini,” ujar Muti.

Dalam proses pemeriksaan, LPPOM melakukan penelusuran bahan, proses produksi, hingga titik kritis yang berpotensi memengaruhi kehalalan produk. Pemeriksaan juga mencakup pemenuhan persyaratan administratif.

Kapasitas tersebut didukung lebih dari 700 auditor dan jaringan layanan di berbagai wilayah Indonesia serta negara mitra. LPPOM disebut telah melayani lebih dari 77.000 perusahaan di 70 negara dengan beragam karakter industri dan kompleksitas bahan.

Hadapi Penerapan Wajib Halal
Kapasitas pemeriksaan tersebut dinilai semakin penting menjelang penerapan penuh Wajib Halal pada Oktober 2026. Muti mengatakan peningkatan jumlah dan kompleksitas produk akan membutuhkan kesiapan pemeriksaan yang semakin kuat.

“Menjelang penerapan penuh Wajib Halal pada Oktober 2026, tuntutan terhadap mutu pemeriksaan halal akan semakin tinggi seiring meningkatnya volume dan kompleksitas produk yang harus diperiksa. Kami berkomitmen untuk terus memperkuat kapasitas auditor, memperluas jangkauan layanan laboratorium, dan mendukung pelaku usaha, khususnya UMK, untuk memperoleh sertifikasi halal secara benar. Penghargaan dari BPJPH ini menjadi pengingat bahwa kepercayaan publik terhadap ekosistem halal Indonesia dibangun di atas fondasi pembuktian yang kredibel,” tambahnya.

Selain pemeriksaan, LPPOM juga menjalankan edukasi, pemberdayaan, dan fasilitasi sertifikasi bagi pelaku usaha, terutama UMK. Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan pemahaman sekaligus kesiapan pelaku usaha dalam memenuhi ketentuan jaminan produk halal.

Indonesia Halal Awards 2026 melengkapi sejumlah penghargaan yang sebelumnya diterima LPPOM, di antaranya Indonesia Halal Industry Awards (IHYA), Global Islamic Finance Awards (GIFA Awards), dan Indonesia Corporate Secretary Awards (ICSA).

Bagi LPPOM, penghargaan tersebut menjadi bagian dari perjalanan sekaligus momentum untuk memperkuat kontribusi dalam menghadapi perubahan ekosistem halal nasional.

Dengan penerapan Wajib Halal yang semakin dekat, LPPOM menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas pemeriksaan, memperkuat layanan, meningkatkan literasi, serta memberdayakan pelaku usaha agar ekosistem halal Indonesia tumbuh secara kredibel dan berkelanjutan.

Editor : Suriya Mohamad Said

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network