Doa dan Pengajian Digelar, Dukungan Kemurnian Petisi 1 Juta Tanda Tangan Tolak Korupsi Terus Menguat
BOGOR, iNewsBogor.id — Dukungan terhadap Petisi 1 Juta Tanda Tangan Tolak Korupsi di Kabupaten Bogor terus menguat. Selain melalui pengumpulan tanda tangan, dukungan terhadap gerakan tersebut juga diwujudkan melalui doa bersama dan pengajian.
Doa bersama dan pengajian digelar di Padepokan Padakamy, Jalan Nurul Abror, Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (24/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti sejumlah elemen masyarakat dan dipimpin langsung Tokoh Agama Ustadz Ahmad Tuseri.
Dalam doa bersama tersebut, peserta memanjatkan doa untuk keberkahan dan kelancaran seluruh rangkaian Petisi 1 Juta Tanda Tangan Tolak Korupsi. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen menjaga amanah, kejujuran, dan integritas dalam kehidupan bermasyarakat.
Pengajian dan doa bersama tersebut menjadi bagian dari rangkaian gerakan masyarakat yang mendorong pentingnya tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Peserta berharap semangat antikorupsi tidak berhenti pada pengumpulan tanda tangan, tetapi juga tumbuh sebagai kesadaran moral dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Bogor.
Tokoh Agama Ustadz Ahmad Tuseri mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga nilai-nilai kejujuran dan amanah. Doa bersama tersebut sekaligus menjadi refleksi agar setiap pihak yang menjalankan tugas dan tanggung jawab senantiasa diberikan kekuatan untuk menjaga integritas.
Sementara itu, penggagas Petisi 1 Juta Tanda Tangan Tolak Korupsi, Riswan Riswanto, mengapresiasi dukungan berbagai elemen masyarakat terhadap gerakan tersebut.
"Saya mengapresiasi antusiasme sejumlah elemen masyarakat Kabupaten Bogor yang mau membubuhkan tanda tangannya dalam petisi tolak korupsi ini. Ada pedagang kaki lima, pelajar, buruh, mahasiswa, wartawan, LSM bahkan pengusaha," kata Riswan.
Hingga Kamis malam (24/9/2026), petisi tersebut disebut hampir menembus 400 ribu tanda tangan. Riswan optimistis target satu juta tanda tangan dapat tercapai.
Menurutnya, dukungan dari berbagai lapisan masyarakat menunjukkan kepedulian terhadap upaya mendorong pemerintahan yang bersih dan transparan.
Riswan juga menyebut akan menagih komitmen sejumlah anggota DPRD Kabupaten Bogor yang sebelumnya menyatakan kesediaan membubuhkan tanda tangan dalam petisi tersebut.
"Nanti hari terakhir kita akan tagih janji sejumlah anggota DPRD Kabupaten Bogor yang mau membubuhkan tanda tangannya. Bahkan Ketua DPRD Kabupaten Bogor berjanji mau tanda tangan petisi tolak korupsi," tandas Riswan.
Petisi tersebut diharapkan menjadi wadah aspirasi masyarakat untuk mengawal transparansi dan akuntabilitas pemerintahan. Masyarakat juga mendorong agar setiap dugaan penyimpangan ditindaklanjuti berdasarkan fakta dan bukti melalui proses hukum yang transparan sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui doa bersama, pengajian, dan pengumpulan tanda tangan, para penggagas dan pendukung berharap gerakan tersebut terus berkembang sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam mengawal penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Bogor.
Editor : Suriya Mohamad Said
Artikel Terkait
