BOGOR, iNewsBogor.id — Kebun Raya Bogor tak hanya menjadi ruang konservasi dan penelitian tumbuhan. Kawasan bersejarah tersebut juga menjadi panggung pelestarian budaya melalui Festival Pencak Silat Seni Tradisi Kebun Raya Bogor Cup IV 2026 yang digelar pada 25–27 September 2026.
Mengusung tema “Pencak Silat untuk Memperkuat Martabat Bangsa”, festival ini mempertemukan ratusan pesilat dari berbagai perguruan di Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, hingga Lampung.
Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang untuk memperkenalkan sekaligus menjaga keberlanjutan pencak silat seni tradisi kepada generasi muda.
Pencak silat sendiri telah ditetapkan UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda pada 2019. Nilai yang terkandung di dalamnya tidak hanya berkaitan dengan kemampuan bela diri, tetapi juga mencakup disiplin, sportivitas, persaudaraan, penghormatan, serta pembentukan karakter.
Ketua Panitia Festival Pencak Silat Seni Tradisi Kebun Raya Cup IV, Drs. H. M. Helmi Sutikno, M.M., M.B.A. atau Apih Helmi, mengatakan pencak silat memiliki nilai yang lebih luas daripada sekadar kemampuan bertanding.
“Pencak silat memiliki dimensi yang lebih luas daripada sekadar kemampuan bertanding. Di dalamnya ada disiplin, penghormatan, persaudaraan, sportivitas, dan karakter. Nilai-nilai seperti ini yang penting untuk terus diwariskan,” ujarnya.
Editor : Ifan Jafar Siddik
Artikel Terkait
