Menurut Fadhli, penilaian positif terhadap MBG juga terlihat pada kelompok masyarakat berpendapatan Rp2 juta hingga Rp4 juta per bulan.
“Dampak program unggulan Presiden Prabowo dirasakan bervariasi oleh para penerima manfaat. Tapi khusus MBG, kalangan yang berpendapatan rendah memberi penilaian positif atas dampak program ini,” kata Fadhli.
Tata Kelola Menjadi Persoalan Utama
Di balik penilaian positif terhadap sejumlah program, survei Adidaya Institute juga menemukan persoalan dalam pelaksanaannya.
Sebanyak 28,2 persen responden menilai tata kelola menjadi masalah utama dalam program unggulan pemerintah. Persoalan berikutnya adalah sosialisasi sebesar 19,8 persen dan anggaran sebesar 18,3 persen. Sementara itu, 9,8 persen responden menyebut korupsi sebagai salah satu masalah utama.
Fadhli menilai temuan tersebut menjadi alasan bagi pemerintah untuk memperkuat pengawasan dan transparansi dalam pelaksanaan program prioritas, termasuk MBG.
Editor : Furqon Munawar
Artikel Terkait
