BOGOR, iNewsBogor.id – Menikmati makanan sambil ditemani aliran sungai bisa menjadi pengalaman berbeda saat berkunjung ke Kaliwatu Sentul City, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.
Tempat ini menawarkan konsep makan yang tidak biasa. Pengunjung bisa menikmati makanan di area sungai dengan suasana yang sejuk dan dikelilingi alam.
Di sekitar lokasi juga terdapat area persawahan yang membuat suasananya semakin asri. Aliran sungai yang berada di kawasan Kaliwatu sendiri berasal dari aliran Curug Leuwi Asih.
Manajer Operasional Kaliwatu Sentul City, Ridwan Sukmana mengatakan, nama Kaliwatu memiliki arti tersendiri. Nama tersebut berasal dari bahasa Jawa, yakni kali yang berarti sungai dan watu yang berarti batu.
“Kaliwatu itu berasal dari bahasa Jawa yang artinya itu kali, watu itu batu. Jadi Kaliwatu itu lebih banyak batu-batunya di sungai. Dan uniknya sendiri disini adalah makan di tengah sungai ya,” kata Ridwan, Minggu (18/10/2026).
Menurut Ridwan, pengunjung tidak hanya datang untuk makan, tetapi juga bisa menikmati suasana alam dan aliran sungai secara langsung.
“Konsep dari Kaliwatu ini lebih banyak ke alam memang,” tuturnya.
Selain area sungai, Kaliwatu juga memiliki area outdoor yang cukup luas. Suasananya didominasi nuansa alam dengan persawahan di sekitar lokasi.
Ia menuturkan, banyak wisatawan yang datang dari Jabodetabek, karena menjadi pilihan favorit untuk menikmati suasana alam di kawasan Sentul City.
“Kalau di weekend hampir rata-rata tamu-tamu dari Jakarta, Depok, Bekask, mereka banyak yang suka tema-tema alam, jadi hampir rata-rata keluarga yang kesini,” sebutnya.
Tak hanya bermain air dan makan, Kaliwatu juga menyediakan fasilitas glamping bagi pengunjung yang ingin menginap. Terdapat dua tipe, yakni deluxe dengan konsep tenda dan royal dengan fasilitas seperti vila.
Bahkan, ada pula gondola yang disiapkan untuk membantu lansia dan ibu hamil yang kesulitan turun ke area sungai atau kembali naik ke atas.Untuk urusan makanan, sejumlah menu menjadi pilihan favorit pengunjung. Di antaranya nasi lewat Pasundan, ayam panggang Sentul, nasi campur Bali, hingga nasi combang Lombok.
Sistem masuk ke kawasan ini juga bukan menggunakan tiket masuk. Pengunjung menggunakan voucher yang nantinya bisa ditukarkan dengan makanan dan minuman mulai dari sekitar Rp20 ribu hingga Rp150 ribu.
"Iya sistemnya itu bukan harga tiket masuk, tapi menggunakan voucher. Nanti ditukarkan dengan makanan dan minuman dengan harga yang beragam,” jelasnya.
Untuk jam operasional, Kaliwatu buka mulai pukul 08.00 hingga 18.00 WIB pada hari biasa. Sementara akhir pekan buka lebih lama, yakni pukul 08.00 sampai 21.00 WIB.Dengan suasana sejuk, aliran sungai, persawahan, serta konsep makan di tengah aliran air, Kaliwatu Sentul City menawarkan pengalaman berbeda bagi wisatawan yang ingin menikmati kuliner sekaligus suasana alam.
Editor : Furqon Munawar
Artikel Terkait
