get app
inews
Aa Read Next : Kisah Kesabaran Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Dituduh Sembunyikan Pukulan Bedug hingga Diusir

Dengar Aspirasi Warga, Wali Kota Bogor Kembali Berlakukan Sistem Dua Arah di SSA

Selasa, 09 Mei 2023 | 01:34 WIB
header img
Konferensi Pers Forkopimda Kota Bogor pada Senin, 8 Mei 2023 Malam di Balai Kota Bogor. Foto: iNewsBogor.id/istimewa

BOGOR, iNewsBogor.id - Menanggapi banyaknya aspirasi dari warga karena dinilai cukup menyulitkan pengguna jalan raya pasca ditutupnya Jalan Otista Bogor. Jajaran Forkopimda Kota Bogor gelar rapat evaluasi besar terkait rekayasa rute SSA, Senin (8/5) malam di Balaikota Bogor.

Tidak hanya kemacetan dan padatnya kendaraan di sejumlah ruas jalan di Kota Bogor, juga berdampak terhadap perekonomian rakyat yang cukup signifikan di beberapa sektor usaha.

Penurunan omzet pedagang 60% sampai 70% dan juga okupasi hotel di beberapa ruas jalan menurun hingga 60%, juga biaya transportasi yang melonjak karena bahan bakar serta ongkos yang membengkak.

Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan pemberlakuan kembali rute sistem dua arah di jalur SSA. Pernyataan tersebut diambil dari opsi ke lima.

“Kami mendengar betul masukan dari warga, kami mengevaluasi karena itu, malam ini kami sampaikan kepada warga bahwa akan diberlakukan opsi ke lima, yang sebetulnya dari pilihan yang ada sewaktu awal, yaitu rekayasa lalu lintas dengan kembali memberlakukan dua arah di beberapa titik SSA,” kata Bima saat konfrensi pers di Teras Balaikota, Senin (8/5) malam.

Mulai Selasa (9/5) pukul 21.00 WIB, skenario perubahan rute sistem dua arah akan berjalan dan dimulai.

“Pada Senin malam ini, sampai besok kami akan siapkan sarana prasarananya terkait dengan water barrier, kemudian ada juga persilangan separator atau pulau jalan dan penambahan lampu lalu lintas di daerah Kapten Muslihat,” ujarnya.

“Ini adalah jawaban kami atas aspirasi dari warga untuk diberlakukan kembali dua arah, setelah melalui berbagai kajian. Namun tentu konsep ini pun akan terus kita analisa di lapangan terkait dengan pelaksanaannya dan akan terus kami sempurnakan,” lanjutnya.

Pemberlakuan sistem dua arah ini menjadi pertimbangan jajaran Forkopimda Bogor untuk menyingkat waktu tempuh, untuk mengurangi dampak ekonomi untuk menggerakkan kembali roda ekonomi dan lain-lain.

Ia berharap pada pelaksanaannya kedepan nanti akan ada penyesuaian dan memastikan adanya petugas di lapangan untuk mensosialisasikan dan mengenal pelaksanaan ini.

“Secara detail distribusi dari konsep baru ini akan kita sebarkan mulai malam ini juga, agar warga bisa memahami itu dan menyesuaikan,” tandasnya.

Editor : Ifan Jafar Siddik

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut