Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kelezatan Soto Banjar dan Nasi Mandi dalam Buka Puasa Bersama Prabowo dan Tokoh Islam
Advertisement . Scroll to see content

Muhammadiyah Bersikukuh Memakai Metode Hisab, Ini Dasar Pemikirannya

Sabtu, 02 April 2022 | 08:50 WIB
  • author Furqon Munawar
Muhammadiyah Bersikukuh Memakai Metode Hisab, Ini Dasar Pemikirannya
Muhammadiyah Bersikukuh Memakai Metode Hisab. FOTO: ist

Argumen-argumen di atas menunjukkan bahwa rukyat tidak dapat memberikan suatu penandaan waktu yang pasti dan komprehensif. Dan karena itu tidak dapat menata waktu pelaksanaan ibadah umat Islam secara selaras di seluruh dunia. Itulah mengapa dalam upaya melakukan pengorganisasian sistem waktu Islam di dunia internasional sekarang muncul seruan agar kita menggunakan hisab dan tidak lagi menggunakan rukyat. 

Temu pakar II untuk Pengkajian Perumusan Kalender Islam (Ijtima’ al Khubara’ as Sani li Dirasat Wad at Taqwimal Islami) tahun 2008 di Maroko dalam kesimpulan dan rekomendasi (at Taqrir al Khittami wa at Tausyiyah) menyebutkan:

"Masalah penggunaan hisab: para peserta telah menyepakati bahwa pemecahan problematika penetapan bulan Qamariahdi kalangan umat Islam tidak mungkin dilakukan kecuali berdasarkan penerimaan terhadap hisab dalam menetapkan awal bulan Qamariah, seperti halnya penggunaan hisab untuk menentukan waktu-waktu shalat”.


 

Editor: Hilman Hilmansyah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut