Matematika Tak Lagi Menakutkan, Metode Edu-Games Digital Ubah Cara Belajar Anak Indonesia
JAKARTA, iNewsBogor.id – Pakar pendidikan matematika Indonesia, Prof. Yohanes Surya, memperkenalkan pendekatan pembelajaran numerasi yang lebih menyenangkan melalui metode GASING dalam kolaborasi antara Telkomsel dan Indonesia Artificial Intelligence. Kolaborasi ini diwujudkan lewat peluncuran Paket Bundling Telkomsel x Sacred Octagon, layanan edu-games matematika interaktif bagi anak-anak di seluruh Indonesia.
Kehadiran platform berbasis permainan tersebut ditujukan untuk mengubah persepsi bahwa matematika adalah pelajaran yang menakutkan. Melalui paket bundel ini, pelanggan memperoleh akses All Zone Pass di platform Sacred Octagon sekaligus kuota internet jaringan Telkomsel yang telah tersedia di aplikasi MyTelkomsel sejak 13 Februari 2026.
Prof Yohanes Surya menegaskan bahwa pendekatan yang digunakan dirancang agar ramah anak dan memudahkan orang tua mendampingi proses belajar di rumah.
“Kami ingin matematika terasa seperti bermain. Dengan metode yang tepat, anak-anak tidak lagi takut angka, tetapi justru tertantang untuk mencoba,” ujar Prof Yohanes dalam keterangannya di Jakarta.
Ia menambahkan bahwa integrasi paket akses belajar dengan kuota internet merupakan langkah strategis memperluas pemerataan pendidikan digital.
“Paket bundel ini membuka peluang lebih luas bagi anak-anak Indonesia untuk belajar numerasi secara menyenangkan, di mana pun mereka berada,” katanya.
Platform Sacred Octagon sendiri mengadaptasi metode GASING—Gampang, Asik, dan Menyenangkan—secara sistematis untuk menyederhanakan konsep matematika yang kompleks.
Dukungan teknologi kecerdasan buatan memungkinkan materi pembelajaran diubah menjadi misi dan tantangan bertahap sehingga anak merasa sedang bermain saat belajar.
Pendekatan berbasis permainan tersebut dinilai mampu meningkatkan motivasi sekaligus mengurangi rasa takut terhadap soal matematika yang sulit. Integrasi teknologi, metode pembelajaran inovatif, dan akses internet dalam satu layanan menjadikan Sacred Octagon sebagai alternatif solusi bagi keluarga yang ingin menumbuhkan minat belajar anak secara mandiri namun tetap menyenangkan di era digital.
Editor : Ifan Jafar Siddik