Menghidupkan Malam Ramadan: Ragam Permainan Anak untuk Keluarga dan Komunitas
BOGOR, iNewsBogor.id — Bulan suci Ramadhan 2026 sering dipandang sebagai waktu ketenangan dan spiritualitas. Namun, di balik itu, Ramadan juga menjadi momen penuh kebersamaan keluarga dan kreativitas anak-anak. Selain menjalankan ibadah seperti tarawih dan tilawah Al‑Qur’an, berbagai permainan dan aktivitas kreatif bisa membuat malam Ramadan menjadi lebih hidup dan bermakna bagi anak‑anak dan keluarga.
Di beberapa komunitas Muslim di dunia, ada tradisi unik yang melibatkan anak-anak di malam bulan Ramadan. Misalnya Qaranqasho di Oman, di mana anak‑anak berpakaian tradisional, bernyanyi sambil berjalan dari rumah ke rumah untuk mengumpulkan makanan ringan atau permen sebagai bentuk semangat puasa setengah bulan pertama Ramadan.
Begitu pula tradisi Gargee’an di kawasan Teluk Arab, sebuah perayaan yang melibatkan anak‑anak menyanyikan lagu tradisional sambil mengumpulkan manisan dan kacang dari tetangga di malam ke‑13 sampai ke‑15 Ramadan.
Tradisi‑tradisi ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkenalkan nilai kebersamaan, rasa syukur dan memberi kepada sesama sejak usia dini.
Keluarga Muslim di berbagai negara juga mengembangkan permainan dan aktivitas yang menggabungkan unsur edukatif dan kesenangan. Berikut beberapa ide kegiatan yang bisa dilakukan bersama anak:
1. Craft & Kerajinan Ramadan
Membuat kerajinan dengan tema bulan Ramadan seperti lampion bulan sabit dan bintang, menghias kartu ucapan untuk sahabat atau membuat dekorasi rumah dapat menjadi aktivitas yang menyenangkan sekaligus mengajarkan anak tentang simbol‑simbol Islam.
2. Ramadan Good Deeds Jar
Orang tua dapat menyiapkan toples berisi kertas berisi amalan baik sederhana, seperti “ucapkan salam pada tetangga” atau “bantu siapkan buka puasa”. Anak memilih satu setiap hari untuk dilakukan bersama keluarga, menanamkan nilai kebaikan yang mendalam.
3. Trivia Islami dan Permainan Edukatif
Permainan seperti kuis trivia bertema Ramadan, sejarah Islam, ataupun menebak nama‑nama nabi dapat dilakukan di sore atau malam hari. Ini memberi kesempatan bagi anak belajar sambil bermain.
4. Scavenger Hunt Bertema Ramadan
Permainan mencari objek di sekitar rumah yang berkaitan dengan Ramadan (misalnya tasbih, Al‑Qur’an mini, atau tanggal kurma) bisa menjadi cara interaktif untuk mengenalkan arti setiap simbol agama kepada anak.
Selain permainan, Ramadan menjadi waktu bagi keluarga untuk mempererat tali kasih lewat aktivitas bersama. Orang tua bisa melibatkan anak dalam menyiapkan menu iftar atau sahur, sambil mengajarkan tentang pentingnya berbagi dan kerja sama.
Permainan papan seperti Uno, Monopoli, atau bingo bertema Ramadan juga bisa dimainkan setelah berbuka puasa bersama. Gaya kebersamaan seperti ini tidak hanya menghibur, tetapi membantu anak memahami nilai nilai kekeluargaan dan empati dalam suasana Islam yang hangat.
Para ahli pendidikan Islam menekankan pentingnya mengembangkan pengalaman Ramadan yang positif bagi anak‑anak, karena masa kecil menjadi fondasi penyemaian nilai ibadah, empati, serta rasa toleransi yang bertahan sepanjang hidup mereka.
Melalui permainan dan aktivitas dalam Ramadan — baik tradisional maupun modern — diharapkan anak tidak hanya merasa terhibur, tetapi juga mendapatkan pemahaman lebih dalam tentang makna suci bulan Ramadan. Aktivitas ini menjadi bagian penting dari pengajaran nilai‑nilai agama, spiritualitas, dan kebersamaan antar anggota keluarga.
Editor : Ifan Jafar Siddik