get app
inews
Aa Text
Read Next : 2 Rumah Roboh di dalam Kawasan Perumahan Elite di Bogor, Pemilik Gugat Pengembang

Universitas Pakuan Gelar Sarasehan Golok 2026, Dorong Pengakuan UNESCO Lewat Digitalisasi Budaya

Minggu, 15 Februari 2026 | 15:35 WIB
header img
Rektor Universitas Pakuan (Unpak) Didik Notosudjono, tengah meninjau stand golok yang dipamerkan dalam Sarasehan Golok Nusantara 2026 di Graha Siliwangi, Universitas Pakuan, Bogor. (Foto : iNews Bogor.id/FM)

Menurutnya, generasi muda harus memahami golok sebagai simbol kedaulatan, bukan simbol kekerasan. Mahasiswa diharapkan mampu menjadi duta budaya yang memperkenalkan warisan lokal ke tingkat internasional.

Sementara itu, Dekan FISIB Universitas Pakuan, Muslim, menjelaskan bahwa pelestarian budaya perlu pendekatan ilmiah melalui rekonstruksi dan dekonstruksi pengetahuan.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin menegaskan kembali bahwa golok adalah simbol kedaulatan dan kearifan lokal, serta membuang stigma negatif yang mengaitkannya dengan kekerasan. 


Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim saat mengamati hamparan koleksi golok di salah satu stand pameran dalam Saresehan Golok Nusantara 2026 yang di gelar di Graha Siliwangi, Universitas Pakuan, Bogor. (Foto : iNewsBogor.id/FM)

 

"Soft-Launching Siliwangi Digital Collection menjadi langkah nyata digitalisasi pengetahuan agar akses terhadap nilai budaya kita semakin terbuka,” jelasnya.

Editor : Furqon Munawar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut