Sakit Datang Tanpa Janji, RS PMI Kota Bogor Kini Siaga Klinik 24 Jam
BOGOR, iNewsBogor.id – Kebutuhan layanan kesehatan tak mengenal waktu. Menjawab keresahan warga yang kerap kesulitan mencari dokter saat larut malam, RS PMI Kota Bogor resmi membuka Klinik 24 Jam di Gedung Afiat, Senin (2/3/2026).
Langkah ini menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan medis di luar jam praktik reguler, khususnya di kawasan Jalan Pajajaran yang dikenal sebagai salah satu titik aktivitas terpadat di Kota Bogor.
Direktur Utama RS PMI Kota Bogor, drg. Sutarto, mengatakan tingginya mobilitas masyarakat di kawasan tersebut menjadi pertimbangan utama pembukaan klinik.
“Akses di Jalan Pajajaran itu sangat ramai selama 24 jam. Pasien umum yang mencari tempat berobat di luar jam praktik atau tengah malam sering kesulitan. Dengan klinik di bagian depan, begitu dari jalan utama bisa langsung masuk,” ujarnya.
Klinik ini menyiagakan dokter umum selama 24 jam penuh. Pasien akan menjalani pemeriksaan awal sebagai bagian dari sistem triase. Untuk kasus ringan, penanganan dapat langsung dilakukan di klinik. Sementara jika membutuhkan penanganan lanjutan, pasien akan dirujuk ke dokter spesialis.
Sutarto menegaskan, pihak rumah sakit tidak membedakan pelayanan antara pasien BPJS dan non-BPJS. Namun, kehadiran Klinik 24 Jam diharapkan menjadi opsi layanan yang lebih cepat dan privat, terutama bagi pasien mandiri, pengguna asuransi, maupun jaminan perusahaan.
“Selama ini pelayanan hanya sampai malam, sementara data kami menunjukkan rentang jam 20.00 sampai pagi relatif kosong. Padahal rumah sakit lain sudah mulai membuka akses layanan yang lebih mudah,” jelasnya.
Ia menyebutkan tiga harapan utama dari pembukaan klinik ini:
Mempermudah akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.
Meningkatkan tingkat hunian (okupansi) rumah sakit dengan alur masuk pasien yang lebih cepat.
Mengoptimalkan fungsi strategis Gedung Afiat sebagai titik utama pelayanan medis.
Dewan Pengawas RS PMI sekaligus Dirjen Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan, Lucia Rizka Andalucia, menilai pembukaan Klinik 24 Jam sebagai inovasi layanan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Hari ini kita menyaksikan pembukaan Klinik 24 Jam RS PMI Bogor. Tujuannya untuk meningkatkan servis layanan rumah sakit kepada masyarakat, karena dalam 24 jam pasti ada masalah kesehatan dan terkadang sulit mendapatkan akses layanan,” ujarnya.
Menurutnya, klinik ini juga dapat membantu mengurai antrean pasien BPJS dengan menyediakan jalur layanan alternatif bagi pasien umum yang membutuhkan penanganan cepat.
“Kehadiran dokter, perawat, dan tindakan medis sederhana di klinik ini diharapkan membuat masyarakat lebih cepat mendapatkan layanan kesehatan,” tandasnya.
Editor : Ifan Jafar Siddik