get app
inews
Aa Text
Read Next : Hotel Sayaga: Antara Aset Pemda, Dugaan Penyimpangan, dan Bisnis Perhotelan

Mahasiswa Bogor Raya Siap Turun ke Jalan Jika Kasus Hotel Sayaga Tak Diusut Tuntas Polda Jabar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:51 WIB
header img
Mahasiswa ancam melakukan aksi jika Polda Jabar tak tuntaskan penyelidikan Hotel Sayaga, proyek BUMD Kabupaten Bogor yang kini sudah beroperasi. Foto ilustrasi/Ist

CIBINONG, iNewsBogor.id – Serikat Mahasiswa Bogor Raya mendesak Polda Jawa Barat menuntaskan penyelidikan dugaan penyimpangan proyek pembangunan Hotel Sayaga. Mereka bahkan menyatakan siap menggelar aksi turun ke jalan jika kasus tersebut tidak diusut hingga tuntas.

Koordinator Serikat Mahasiswa Bogor Raya, Yuswan, mengatakan saat ini penyidik Polda Jawa Barat telah memanggil Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek Hotel Sayaga untuk dimintai keterangan.

Pemeriksaan tersebut dilakukan di Ruang Unit II Subdit III Ditreskrimsus Polda Jawa Barat pada Rabu, 11 Maret 2026.

Menurut Yuswan, langkah pemanggilan tersebut diharapkan menjadi awal bagi aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas persoalan proyek Hotel Sayaga secara transparan dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Kami berharap Polda Jabar bisa menyelesaikan kasus ini secara serius dan transparan. Sikap independen sangat diperlukan agar masyarakat tidak kembali kecewa karena kasus ini berlarut-larut atau hanya digantung tanpa kejelasan,” kata Yuswan.

Ia menegaskan, Serikat Mahasiswa Bogor Raya meminta Polda Jawa Barat berkomitmen penuh dalam menangani dugaan korupsi proyek tersebut. Jika tidak ada kejelasan penanganan, pihaknya siap menggelar aksi massa.

“Jika kasus ini tidak diselidiki sampai tuntas, kami tidak akan diam dan akan mengeskalasikan massa untuk melakukan gerakan parlemen jalanan atau turun ke jalan,” tegasnya.

Sebelumnya, Polda Jawa Barat memanggil PPK proyek Hotel Sayaga terkait laporan pengaduan masyarakat mengenai dugaan tindak pidana korupsi dalam pekerjaan konstruksi proyek pembangunan hotel yang dikelola PT Sayaga Wisata Bogor, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bogor pada Tahun Anggaran 2025.

Pemanggilan tersebut tertuang dalam surat panggilan koordinasi kepada Direktur Utama PT Sayaga Wisata Bogor dengan nomor B/Und-3330/III/RES.3./2026/Ditreskrimsus yang ditandatangani Kasubdit III Ditreskrimsus Polda Jawa Barat, AKBP Muhammad Wafdan, tertanggal 6 Maret 2026.

Dalam surat itu, Direktur Utama PT Sayaga Wisata Bogor diminta menghadirkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek pembangunan Hotel Sayaga untuk memberikan keterangan kepada penyidik.

Pemeriksaan terhadap PPK proyek tersebut dilaksanakan di Ruangan Unit II Subdit III Ditreskrimsus Polda Jawa Barat sekitar pukul 10.00 WIB.

Namun hingga berita ini diturunkan, Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp terkait pemanggilan tersebut.

Sementara itu, mantan Direktur Utama PT Sayaga Wisata, BUMD Pemerintah Kabupaten Bogor, Supriadi Jufri, mengatakan pembangunan Hotel Sayaga memang menjadi sorotan berbagai pihak dan telah melalui pemeriksaan oleh sejumlah lembaga.

“Pekerjaan Hotel Sayaga memang menjadi sorotan berbagai pihak dan sudah menjadi objek pemeriksaan juga. Insya Allah semua sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku,” ujar Supriadi saat dikonfirmasi iNews.id, Selasa (10/3/2026).

Ia juga menyampaikan bahwa saat ini operasional Hotel Sayaga telah berjalan dan mulai menghasilkan pendapatan sesuai target.

“Alhamdulillah sekarang hotel sudah berjalan dan sudah menghasilkan revenue sesuai target. Tinggal bagaimana menjaganya dengan hati-hati, terutama dari sisi efisiensi biaya,” katanya.

Supriadi mengaku bersyukur karena hotel tersebut kini telah beroperasi dan mulai memberikan pemasukan bagi perusahaan.

“Melihat Hotel Sayaga sudah berjalan dan menghasilkan revenue membuat saya bersyukur. Sayaga Wisata insya Allah sudah aman,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa dirinya telah mengundurkan diri dari jabatan Direktur Utama PT Sayaga Wisata sejak 11 Februari 2026.

“Sehingga saya merasa lega bisa mengundurkan diri sebagai Dirut Sayaga per 11 Februari kemarin,” tandasnya.

Editor : Suriya Mohamad Said

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut