get app
inews
Aa Text
Read Next : Libur Lebaran 2026, Kebun Raya Bogor Dipadati Wisatawan: Okupansi Terus Meningkat hingga Hari Ketiga

Tak Mudik Tapi Tetap Pulang, Kebun Raya Bogor Disulap Jadi Kampung Nusantara Saat Lebaran 2026

Senin, 23 Maret 2026 | 14:35 WIB
header img
Suasana padat pengunjung di Kebun Raya Bogor saat libur Lebaran 2026 dengan konsep “Poelang Kampoeng”. Foto: iNewsBogor.id/ Ifan Jafar Sidik

BOGOR, iNewsbogor.id – Suasana libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah terasa semakin hangat di Kebun Raya Bogor. Di tengah hamparan hijau dan udara yang sejuk, ribuan pengunjung memanfaatkan momen Lebaran 2026 untuk berkumpul bersama keluarga, melepas penat, sekaligus menikmati kebersamaan yang sederhana namun berkesan.

Sejak hari pertama Lebaran, jumlah pengunjung mulai meningkat. Memasuki hari ketiga, kawasan ini kian ramai dipadati wisatawan, terutama dari wilayah Jabodetabek. Mereka datang dengan berbagai tujuan—ada yang sekadar berjalan santai, bersepeda, hingga menggelar tikar untuk piknik keluarga di bawah rindangnya pepohonan.

Namun, Lebaran tahun ini terasa sedikit berbeda. Kebun Raya Bogor menghadirkan konsep spesial bertajuk “Poelang Kampoeng”, sebuah nuansa yang membawa pengunjung kembali pada suasana kampung halaman—hangat, sederhana, dan penuh kebersamaan.

Menariknya, konsep ini juga dihadirkan sebagai bentuk perhatian bagi masyarakat yang tidak bisa pulang ke kampung halaman. Melalui “Poelang Kampoeng”, pihak Kebun Raya Bogor ingin menghadirkan rasa nostalgia Lebaran, sehingga pengunjung tetap bisa merasakan suasana khas kampung meski berada di tengah kota.

Untuk mendukung konsep tersebut, pengelola menghadirkan beragam kuliner Nusantara, mulai dari makanan tradisional hingga minuman khas daerah yang menggugah selera. Tak hanya itu, pengunjung juga dapat menikmati berbagai permainan tradisional yang menghadirkan suasana kebersamaan ala kampung.

Nuansa budaya semakin kental dengan hadirnya beragam pertunjukan seni tradisional selama libur Lebaran 2026. Pengunjung disuguhkan atraksi khas Nusantara, mulai dari Reog Ponorogo, Tari Rindu Kampoang, Barale Gadang, hingga Tanjidor khas Jakarta. Selain itu, terdapat pula penampilan budaya dari Suku Dayak serta tarian daerah lainnya seperti Tari Piring. Kekayaan budaya Sunda juga turut ditampilkan melalui Tari Jaipong, alunan kecapi dan suling, serta pertunjukan angklung oleh komunitas Srikandi Bogor.

Editor : Ifan Jafar Siddik

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut