IPB University Tawarkan Teknologi Biointensif Hadapi Dampak Krisis Timur Tengah
Senin, 06 April 2026 | 16:35 WIB
Sebagai respons, IPB University mendorong penerapan teknologi biointensif dalam sistem pertanian nasional.
“Pendekatan ini mampu mengurangi penggunaan pupuk pabrikan hingga 30 persen dan pestisida hingga 70 persen tanpa menurunkan hasil produksi,” ungkap Prof Suryo.
Teknologi ini juga mendorong penggunaan pupuk alami, peningkatan bahan organik tanah, serta efisiensi penggunaan air dan energi.
Selain itu, petani didorong memanfaatkan energi terbarukan seperti biogas, panel surya, biomassa, dan energi angin guna mengurangi ketergantungan pada energi fosil.
Penerapan sistem biointensif pada komoditas padi menunjukkan hasil signifikan, antara lain:
Editor : Furqon Munawar