Edukasi Keselamatan Sepeda Listrik untuk Siswa SMP di Bogor, MCI Gunakan Teknologi AI
Selain aspek teknis, edukasi juga menekankan pentingnya membangun kebiasaan berkendara yang aman, seperti penggunaan helm secara disiplin serta kewaspadaan terhadap kondisi sekitar saat berkendara.
Pelatihan yang dilakukan di area tertutup dinilai memberikan rasa aman bagi peserta. Hal ini berbeda dengan pelatihan di jalan umum yang memiliki risiko lebih tinggi, terutama bagi pengendara pemula.
MCI menilai pendekatan ini efektif dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman sekaligus meningkatkan kepercayaan diri siswa saat berkendara.
Menurut Yamakawa, tingginya angka kecelakaan di kalangan remaja menjadi alasan utama program ini digelar. Berdasarkan data yang dihimpun, sekitar 50 persen korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas roda dua berasal dari kelompok usia muda.
“Karena itu, kami menekankan pembentukan kebiasaan sejak dini. Harapannya, edukasi ini bisa menekan angka kecelakaan di masa depan,” katanya.
Saat ini program masih difokuskan di Bogor, namun ke depan MCI berencana memperluas jangkauan ke wilayah lain, termasuk Jakarta dan kota-kota besar di Indonesia.
Ekspansi tersebut akan dilakukan melalui kolaborasi dengan Hiroto Motor, dengan pengembangan metode pelatihan berbasis teknologi seperti perekaman 3D serta integrasi AI dan augmented reality (AR).
Editor : Ifan Jafar Siddik