Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kapolsek Parung Panjang Gencarkan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Kenakalan Remaja di Sekolah
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Masuk Sekolah di Hardiknas 2026, Edukasi Pelajar Soal Disiplin hingga Bahaya Narkoba

Senin, 04 Mei 2026 | 17:21 WIB
  • author Iwan Setiawan
Polisi Masuk Sekolah di Hardiknas 2026, Edukasi Pelajar Soal Disiplin hingga Bahaya Narkoba
Personel Polsek Parung menjadi pembina upacara dalam peringatan Hardiknas 2026 di salah satu sekolah wilayah Parung, Kabupaten Bogor, sambil memberikan edukasi disiplin dan kesadaran hukum kepada pelajar. Foto: iNewsBogor.id/ Iwan Setiawan

BOGOR, iNewsBogor.id – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, jajaran Polsek Parung menurunkan personel untuk menjadi pembina upacara di sejumlah sekolah di wilayah Parung dan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jumat (2/5/2026).

Langkah ini menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam mendukung dunia pendidikan sekaligus memperkuat pembinaan karakter pelajar sejak dini, khususnya dalam hal kedisiplinan, etika, dan kesadaran hukum.

Kapolsek Parung dalam amanatnya menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah, melainkan membutuhkan peran bersama dari orang tua, masyarakat, pemerintah, hingga aparat keamanan. Hal ini selaras dengan tema Hardiknas 2026, yakni “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.”

“Keberhasilan pendidikan tidak bisa berdiri sendiri. Semua pihak harus terlibat aktif dalam membentuk generasi muda yang unggul dan berkarakter,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, pihak kepolisian juga menyatakan dukungan terhadap program Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mewujudkan Generasi Panca Waluya, yakni generasi yang sehat, baik, benar, cerdas, dan kuat.

Selain itu, Kapolsek menyoroti perkembangan wilayah Parung dan Ciseeng yang kini menjadi kawasan strategis dalam pembangunan Kabupaten Bogor. Sejalan dengan visi “Bogor Istimewa”, para pelajar diharapkan mampu menjadi sumber daya manusia unggul yang siap berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi daerah.

Tak hanya itu, edukasi terkait kenakalan remaja juga menjadi fokus utama dalam kegiatan tersebut. Para pelajar diingatkan untuk menjauhi berbagai perilaku negatif seperti tawuran, perundungan (bullying), penyalahgunaan narkoba dan obat keras tertentu (OKT), hingga pelanggaran lalu lintas.

“Pelanggaran lalu lintas sering dianggap sepele, padahal sangat berbahaya. Banyak kecelakaan berawal dari pelanggaran. Jangan sampai masa depan kalian rusak hanya karena kelalaian di jalan,” tegas Kapolsek.

Ia juga mengingatkan pentingnya kesadaran berlalu lintas, terutama bagi pelajar yang belum cukup umur untuk memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Dalam amanatnya, para siswa diajak untuk:

  • Menghindari tawuran dan kekerasan
  • Menolak segala bentuk bullying
  • Menjauhi narkoba dan obat terlarang
  • Bijak dalam pergaulan dan penggunaan media digital
  • Tertib serta patuh terhadap aturan lalu lintas

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari pihak sekolah. Kehadiran anggota kepolisian sebagai pembina upacara dinilai mampu memberikan motivasi sekaligus edukasi langsung kepada siswa tentang pentingnya disiplin, tanggung jawab, dan kepatuhan terhadap hukum.

Polsek Parung menegaskan komitmennya untuk terus aktif dalam kegiatan pembinaan dan penyuluhan di lingkungan pendidikan guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Momentum Hardiknas 2026 diharapkan dapat mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan berkualitas, serta melahirkan generasi muda yang berdaya saing dan berkarakter kuat.

Editor: Ifan Jafar Siddik

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut