Akademisi IPB University Sebut Program MBG Sudah Tepat Sasaran, Soroti Keamanan Pangan
Forum Akademisi IPB menegaskan bahwa program peningkatan gizi nasional tidak boleh hanya menjadi program jangka pendek, melainkan harus dirancang sebagai agenda strategis lintas pemerintahan. Menurut mereka, investasi pada gizi masyarakat akan berpengaruh langsung terhadap kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.
Selain itu, para akademisi juga mengingatkan bahwa program pemberian makanan secara massal memiliki potensi risiko, terutama terkait keamanan pangan dan kualitas distribusi.
Forum Akademisi IPB menilai risiko dalam pelaksanaan program dapat diminimalkan melalui sejumlah langkah strategis, di antaranya; menjamin seluruh pihak yang terlibat memiliki pemahaman memadai tentang keamanan pangan, mendorong penerapan standar gizi dan menu yang telah ditetapkan pemerintah, memastikan pengawasan ketat mulai dari pengadaan bahan baku, penyimpanan, pengolahan, hingga distribusi makanan, meningkatkan peran sekolah dan komunitas dalam penyelenggaraan, monitoring, evaluasi, serta edukasi gizi masyarakat, menyelenggarakan program makan bergizi sesuai kapasitas yang terukur.
“Usaha peningkatan gizi melalui pemberian makanan secara massal memiliki risiko, sehingga diperlukan sistem pengawasan yang ketat dan berkelanjutan,” demikian isi seruan tersebut.
Editor : Furqon Munawar