Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Mengapa Puncak Bogor Terasa Makin Dingin Saat Musim Kemarau? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
Advertisement . Scroll to see content

Lebih dari Sekadar Destinasi, EIGER Nature Bawa Semangat Baru Restorasi Alam Puncak

Selasa, 08 September 2026 | 09:47 WIB
  • author Vitrianda Hilba Siregar
Lebih dari Sekadar Destinasi, EIGER Nature Bawa Semangat Baru Restorasi Alam Puncak
EIGER Nature yang sebelumnya dikenal sebagai EIGER Adventure Land terus melangkah membawa semangat baru.Foto: ist

BOGOR, iNewsBogor.id - Menjelang pembukaan untuk masyarakat umum di kawasan Puncak, EIGER Nature yang sebelumnya dikenal sebagai EIGER Adventure Land terus melangkah membawa semangat baru.

Transformasi ini menjadi ruang untuk memperdalam visi yang telah digagas sejak awal, yaitu menghadirkan sebuah destinasi ekowisata yang menyatu harmonis dengan keindahan alam, kekayaan budaya, petualangan, upaya konservasi, hingga pemberdayaan warga sekitar.

Perjalanan ini mencatatkan babak penting ketika pemerintah secara resmi menerbitkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Nomor 2889 Tahun 2025 pada tanggal 22 November 2025 mengenai pencabutan sanksi administratif.

Langkah ini menjadi bagian integral dari proses panjang penataan dan pengembangan kawasan agar berjalan semakin baik.

Sebagai bentuk kepatuhan terhadap aturan dan arahan pemerintah pusat maupun daerah, PT Eigerindo MPI menempuh seluruh prosedur administratif yang diperlukan. Setelah melakukan pembenahan sesuai arahan verifikasi di lapangan, proses ini membuahkan hasil dengan hadirnya Surat Keputusan

Pencabutan sanksi, yang kemudian dilanjutkan dengan terbitnya Surat Keputusan Dokumen Evaluasi Lingkungan Hidup pada awal Desember 2025.

Keputusan pemerintah tersebut turut mempertimbangkan kesungguhan PT Eigerindo MPI dalam menghidupkan kembali lahan yang dulunya terabaikan dan digarap secara tidak sah.

Melalui pendekatan ekowisata, kawasan kritis di area PTPN I Regional 2 seluas 73,23 hektare kini perlahan pulih dan kembali hijau berkat penanaman lebih dari 120.000 pohon serta jutaan semak pelindung.

Upaya pemulihan ini dipadukan dengan pendataan keanekaragaman hayati di Zona Pemanfaatan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango seluas 253,66 hektare serta pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan, dengan tetap memperhatikan kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat lokal.

Seluruh proses pengembangan EIGER Nature senantiasa berjalan di atas kesadaran akan pentingnya daya dukung lingkungan.

Penggunaan ruang dilakukan sangat hati-hati demi menjaga fungsi ekologis dan habitat aslinya.

Di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, tutupan bangunan yang didirikan hanya sekitar 0,15 persen, jauh di bawah batas maksimal 10 persen yang diizinkan oleh regulasi.

Editor: Vitrianda Hilba Siregar

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut