Diarpus Kota Bogor Buka Fasilitas untuk Publik, Dorong Literasi hingga Digitalisasi Arsip
Diarpus Kota Bogor saat ini mengelola sekitar 80.862 eksemplar buku dengan belasan ribu judul. Pengelolaan perpustakaan tersebut juga pernah mendapatkan pengakuan di tingkat Jawa Barat dengan predikat perpustakaan terbaik kedua pada akhir 2022.
Untuk meningkatkan akses masyarakat, layanan perpustakaan beroperasi sepanjang tujuh hari dalam sepekan dengan jadwal yang menyesuaikan hari kerja dan akhir pekan.
Tingkat kunjungan disebut mencapai ratusan orang setiap hari. Jumlah pengunjung biasanya meningkat pada akhir pekan maupun hari libur.
Tidak hanya mengandalkan layanan di gedung utama, Diarpus Kota Bogor juga memiliki tiga armada perpustakaan keliling yang digunakan untuk menjangkau 220 sekolah dasar di wilayah Kota Bogor.
Program literasi lainnya juga terus dijalankan, di antaranya Pemilihan Duta Baca, pelatihan mendongeng bagi tenaga pengajar serta penyediaan lima titik baca digital di sejumlah ruang publik, termasuk kawasan Taman Sempur.
Selain perpustakaan, Diarpus Kota Bogor memiliki tanggung jawab dalam pengelolaan arsip daerah, mulai dari arsip dinamis kedinasan hingga arsip statis yang memiliki nilai sejarah.
Dokumen tersebut mencakup berbagai rekam jejak penyelenggaraan pemerintahan dan perjalanan kepemimpinan Kota Bogor dari masa ke masa.
Untuk menjaga kondisi arsip, penyimpanan dilakukan dengan standar khusus. Suhu ruangan dikendalikan secara konstan, sementara fumigasi dilakukan secara berkala sebagai bagian dari upaya mencegah kerusakan fisik dokumen.
Di sisi lain, Diarpus saat ini juga mendorong digitalisasi sistem surat-menyurat di seluruh perangkat daerah Kota Bogor.
Langkah tersebut diharapkan dapat membuat tata kelola dokumen pemerintahan lebih tertib sekaligus mendukung efisiensi administrasi di lingkungan pemerintah daerah.
Diarpus juga menyediakan Depo Arsip yang memiliki kapasitas hingga 100 ribu dokumen.
Editor: Ifan Jafar Siddik