Unpar Ekspansi ke Bogor, Wali Kota Dedie Rachim Soroti Sertifikasi Profesi Lulusan Arsitektur
Sementara itu, pendekatan industri hijau menjadi relevan seiring meningkatnya perhatian terhadap penggunaan teknologi yang efisien dan memperhatikan dampak lingkungan. Meski demikian, kontribusi nyata kedua program studi tersebut nantinya akan bergantung pada kualitas pembelajaran, keterlibatan mahasiswa dalam proyek, serta kemitraan yang dibangun bersama pemerintah dan dunia usaha.
Setelah peresmian, Unpar mulai memperkenalkan kedua program studi kepada masyarakat dan calon mahasiswa. Kegiatan perkuliahan ditargetkan dimulai pada September 2027. Untuk angkatan pertama, Unpar memperkirakan menerima sekitar 30 hingga 40 mahasiswa pada masing-masing program studi. Penerimaan mahasiswa akan dikembangkan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan penyelenggaraan pendidikan dan kebutuhan mahasiswa.
Di luar Arsitektur dan Smart Green Industrial Systems, Unpar juga membuka peluang kerja sama dengan Pemerintah Kota Bogor di bidang lain, termasuk pendidikan melalui Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) yang memiliki tujuh program studi.
Ruang kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada penyelenggaraan perkuliahan, tetapi juga berkembang melalui pertukaran pengetahuan, pengembangan kompetensi, dan keterlibatan perguruan tinggi dalam menjawab persoalan daerah.
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyambut positif pembukaan Kampus Unpar Bogor. Menurutnya, kedua program studi tersebut memiliki relevansi dengan kebutuhan pembangunan dan tantangan perkembangan teknologi pada masa mendatang.
Editor: Furqon Munawar