Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ratusan Siswa Diduga Keracunan MBG di Cisarua, Ini Langkah yang Dilakukan Polisi
Advertisement . Scroll to see content

489 Siswa dan Guru Diduga Keracunan MBG di Dramaga Bogor, Sampel Makanan Diuji

Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:07 WIB
  • author Furqon Munawar
489 Siswa dan Guru Diduga Keracunan MBG di Dramaga Bogor, Sampel Makanan Diuji
Para siswa korban keracunan MBG tengah dikunjungi aparat di rumah sakit memastikan mendapat pelayanan medis. (Foto : Istimewa)

Pendataan tersebut diperlukan untuk mengetahui luas dampak kejadian sekaligus membantu petugas mengidentifikasi kemungkinan keterkaitan antara makanan yang dikonsumsi dan gangguan kesehatan yang dialami para korban.

Meski demikian, penyebab pasti kejadian belum dapat disimpulkan hanya berdasarkan waktu munculnya gejala. Hasil pemeriksaan medis dan laboratorium masih diperlukan untuk memastikan penyebabnya.

Pemerintah Kabupaten Bogor melalui instansi kesehatan telah mengambil sampel makanan dan minuman untuk diperiksa di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor Rudy Susmanto meninjau penanganan pasien di Puskesmas Cangkurawok pada Selasa (27/10/2026). Pemerintah Kabupaten Bogor memastikan biaya pengobatan para siswa dan guru yang terdampak ditanggung pemerintah daerah. Penanganan medis menjadi prioritas agar seluruh pasien mendapatkan pelayanan sesuai kondisi kesehatannya.

Selain itu, Pemkab Bogor memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama dua hari bagi siswa SMP Negeri 1, SMP Negeri 2, dan SMP Negeri 3 Dramaga.Kebijakan tersebut diambil untuk memberikan waktu istirahat kepada siswa sekaligus menjaga kondisi psikologis mereka sambil menunggu perkembangan pemeriksaan laboratorium.

Editor: Furqon Munawar

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut