Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Wamendagri Bima Arya Cek Kesiapan Kota Bogor Jelang Pilkada Serentak
Advertisement . Scroll to see content

Soal Penghapusan Tenaga Honorer Oleh Pemerintah Pusat, APEKSI Bereaksi Beri Masukan

Sabtu, 11 Juni 2022 | 14:01 WIB
  • author Furqon Munawar
Soal Penghapusan Tenaga Honorer Oleh Pemerintah Pusat, APEKSI Bereaksi Beri Masukan
Soal Penghapusan Tenaga Honorer Oleh Pemerintah Pusat, APEKSI Bereaksi Beri Masukan. (Foto : Istimewa)

Selama ini, kata Bima, ada banyak persoalan terkait dengan rekrutmen pegawai. "Kebutuhan daerah tidak sinkron dengan pola rekrutmen dari pusat. Penganggaran juga masih belum terkoordinasi dengan baik. Karena itu, menurut hemat kami tidak bisa dipaksakan. Apabila ditargetkan oleh pemerintah pusat di 2023 ini semua sudah tidak ada lagi honorer. tidak bisa," jelas Bima.

APEKSI, lanjut Bima, memberikan masukan untuk dilakukan pemetaan secara menyeluruh terkait dengan analisis jabatan dan kebutuhan di semua daerah.

"Sehingga bisa diketahui kebutuhan setiap daerah seperti apa. Penganggarannya bagaimana. Dari situ bisa terlihat bagaimana tahapannya. Dan sepertinya kemungkinan besar tidak mungkin di 2023 selesai semua," kata Wali Kota Bogor ini.

Bima menambahkan, beberapa regulasi yang ada harus dikaji kembali, khususnya terkait dengan posisi strategis. Seperti Dishub, Pol PP, damkar dan lain sebagainya. Jadi outsourcing itu bukan terbatas pada petugas kebersihan, cleaning service, dan sebagainya. Tetapi juga pada posisi lain. Ini yg dimaksud regulasi yang barangkali bisa dikaji untuk bisa mengatasi persoalan yang ada," katanya.

Editor: Furqon Munawar

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut