Indonesia di Tengah Dinamika Geopolitik: Antara Risiko dan Peluang

Ifan Jafar Siddik
Rektor Universitas Paramadina, Didik J. Rachbini, menjelaskan pentingnya peran Indonesia sebagai penyeimbang dalam tatanan dunia multipolar. Foto: Istimewa

Menjaga jarak dari kutub Barat maupun Timur tetap menjadi keunggulan diplomasi Indonesia.

"Sikap netral ini justru memperkuat posisi strategis Indonesia secara geopolitik," ucapnya. Ia menyebut Indonesia bisa mengambil peran sebagai jembatan dialog antarblok, sebagaimana peran Swiss di Eropa.

Kehadiran Presiden Prabowo dalam KTT BRICS mendatang dinilai sebagai momen strategis.

"Ini membuka pintu bagi pendanaan alternatif, kerja sama teknologi, hingga diversifikasi mitra dagang,” tutup Didik.

Editor : Furqon Munawar

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network