Pasien Keluhkan Obat Tak Lengkap, Pemprov Jabar Ambil Alih RSUD Kota Bogor

SM Said
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (Demul) ambil alih RSUD Kota Bogor usai pasien keluhkan obat tak lengkap. RSUD terlilit utang hingga Rp104 miliar. Foto Ist

RSUD Kota Bogor Terjerat Utang Hingga Rp104 Miliar

Sebelumnya, RSUD Kota Bogor tercatat memiliki utang yang menumpuk hingga ratusan miliar rupiah. Berdasarkan data tahun 2024, total utang mencapai Rp93 miliar, terdiri dari:

Utang obat-obatan: hampir Rp47 miliar

Utang belanja pegawai: Rp2,7 miliar

Utang jasa ketersediaan layanan infrastruktur kesehatan: Rp12,4 miliar

Utang pemeliharaan gedung: Rp2 miliar

Utang lainnya

Karena utang jangka pendek sebesar Rp93 miliar lebih besar dibandingkan harta lancar yang hanya Rp80 miliar, RSUD Kota Bogor kesulitan membayar kewajibannya. Pada tahun 2024, RSUD bahkan mencatat kerugian Rp35 miliar.

Kondisi semakin memburuk pada Juni 2025, di mana total utang RSUD meningkat menjadi Rp104 miliar. Hal ini menimbulkan kekhawatiran terhadap kemampuan keuangan RSUD Kota Bogor untuk terus memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dengan pengambilalihan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, diharapkan pelayanan RSUD Kota Bogor dapat kembali optimal dan permasalahan keuangan rumah sakit dapat segera terselesaikan.

Editor : Suriya Mohamad Said

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network