Sebagai langkah konkret, SWICC menghadirkan 500 layanan skrining kanker gratis yang diprioritaskan bagi masyarakat dengan faktor risiko atau riwayat keluarga penderita kanker melalui proses seleksi awal. Peserta juga memperoleh edukasi menyeluruh mengenai pencegahan, gejala awal, hingga pentingnya pemeriksaan berkala.
Direktur rumah sakit, P. Lanjar Sugianto, bersama Presiden Direktur grup, Eddy Suharso, serta Ketua Tim Bedah Onkologi SWICC, M. Yadi Permana, menegaskan bahwa deteksi dini merupakan kunci utama meningkatkan peluang kesembuhan pasien kanker sekaligus menekan angka kematian.
SWICC menghadirkan konsep One Stop Cancer Care yang mengintegrasikan edukasi, skrining, diagnosis, tindakan bedah, kemoterapi, hingga radioterapi dalam satu lokasi. Layanan radioterapi didukung teknologi modern seperti LINAC Harmony Pro, Brachytherapy Flexitron, dan CT-Simulator 64 Slices yang ditangani tim medis multidisiplin.
Editor : Ifan Jafar Siddik
Artikel Terkait
