Dapur SPPG Gunung Putri 3 Resmi Beroperasi, Salurkan 1.300 Porsi MBG Perdana

Furqon Munawar
Sejumlah petugas tengah melihat dari dekat dapur MBG di SPPG Gunung Putri 3 yang melayani ribuan penerima manfaat. (Foto : Istimewa)

BOGOR, iNewsBogor.id - Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gunung Putri 3, Kabupaten Bogor, Jawa Barat resmi beroperasi pada Senin (25/5/2026). Peresmian dapur MBG yang dikelola Yayasan Misanudin tersebut ditandai dengan pemotongan pita serta peninjauan langsung ke area dapur dan penyimpanan bahan makanan.

Dalam kegiatan itu, jajaran pengawas dapur bersama unsur TNI, Polri dan pemerintah setempat melakukan pengecekan kelayakan menu hingga perlengkapan alat memasak guna memastikan keamanan dan kualitas makanan sebelum disajikan kepada penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ketua Yayasan Misanudin, Anton Suyoko mengatakan, hadirnya SPPG Gunung Putri 3 merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto dalam pemerataan pemenuhan gizi masyarakat.


Pengelola SPPG Gunun Putri 3 dari Yayasan Misanudin, Anton Suyoko (kemeja bersarung tangan) saat menjawab pertanyaan awak media. (Foto : Istimewa)

 

“Hari ini Yayasan Misanudin memulai perdana dapur MBG di Gunung Putri 3. Selama ini banyak asumsi masyarakat di luar, untuk itu kami membuktikan bahwa kami hadir untuk masyarakat dan MBG akan tetap ada,” ujar Anton kepada wartawan.

Pada distribusi perdana, pihak yayasan telah menyalurkan sebanyak 1.300 porsi makanan bergizi gratis untuk lima sekolah di wilayah Gunung Putri.

Anton menegaskan, pihaknya berkomitmen menjaga kualitas menu MBG agar tetap aman, higienis, dan memiliki kandungan gizi seimbang. Menurutnya, kualitas makanan menjadi faktor penting untuk mendukung tumbuh kembang anak dan kesehatan masyarakat penerima manfaat.

“Kami terus melakukan pengawasan terhadap kualitas bahan makanan, proses memasak hingga distribusi agar makanan yang diterima benar-benar layak konsumsi,” katanya.

Ke depan, kapasitas distribusi SPPG Gunung Putri 3 ditargetkan mencapai 2.800 porsi per hari. Sebanyak 2.300 porsi diperuntukkan bagi siswa sekolah, sementara 500 porsi lainnya disalurkan kepada balita, ibu hamil, ibu menyusui hingga lansia.

Anton berharap keberadaan dapur MBG tersebut dapat membantu pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat di wilayah Kabupaten Bogor.

“Kami berharap masyarakat tetap tenang karena kami hadir untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat di Nusantara,” ucapnya.

Program MBG sendiri saat ini terus diperluas pemerintah melalui pembangunan sejumlah dapur SPPG di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Bogor. Badan Gizi Nasional (BGN) juga memperketat pengawasan standar operasional dapur MBG untuk memastikan kualitas layanan tetap terjaga.

Editor : Furqon Munawar

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network